Sadis...Usai Dibunuh Mayat Korban Dibiarkan Tergeletak di Pinggir Jalan

Administrator Administrator
Sadis...Usai Dibunuh Mayat Korban Dibiarkan Tergeletak di Pinggir Jalan

Sungguh sadis apa yang dilakukan Jameshaki Gulo alias Amarina, Dirinya dalam kondisi mabuk menebas Habeli Laia dengan kapak dan mayatnya dibiarkan tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi luka di beberapa bagian tubuhnya.

KASUS pembunuhan ini terjadi di salah satu perusahaan kebun kelapa sawit di Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak pada Sabtu (27/8/2022) sekitar pukul 21.45 WIB.

Disampaikan Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja SIK, melalui Kasubag Humas Polres Siak AKP Ubaidillah saat ini tim dari Polres dan Polsek Sungai Mandau masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Ubaidillah juga mengatakan, terduga pelaku Jameshaki Gulo alias Amarina saat ini sudah berhasil dibekuk. Dia dibekuk di areal perkebunan perusahaan.

“Kami juga sedang mendata dan memintai keterangan sejumlah saksi,” jelas Ubaidillah Minggu (28/8/2022) siang.

Sementara itu, Kapolsek Sungai Mandau Iptu Aris Purba bersama Kasat Reskrim Polres Siak Iptu Tony Prawira STrK yang sedang berada di TKP mengatakan pihaknya mengamankan satu unit sepeda motor milik korban dan baju warna putih berlumuran darah.

Kejadian berawal dari kedai tuak. Ketika itu korban Hebeli Laia dan beberapa temannya sedang minum. Terduga pelaku tiba di kedai tuak tersebut sekitar pukul 21.00 WIB, dalam keadaan mabuk. Tiba-tiba terduga pelaku mengambil alih mikrofon, sehingga suasana menjadi tidak enak. Pemilik warung yang khawatir terjadi keributan, mematikan loadspeaker.

“Pemilik warung mengingatkan terduga agar tidak membuat gaduh, sebaiknya pulang saja,” jelasnya. Tak berselang lama, istri terduga pelaku datang menjemput suaminya. Lalu keduanya pulang ke rumahnya. Namun, di perjalanan terduga pelaku lari ke rumahnya mengambil golok, lalu kembali ke warung tuak.

Tak ingin terjadi keributan di tempat usahanya, beberapa orang memegang pelaku, lalu mengambil alih golok yang ada di tangan terduga pelaku. Setelah itu, aktivitas di kedai tuak berhenti dan sebagian lainnya pulang. Karena suasana kedai tuak sudah sepi, korban dan seorang temannya pun pulang. Korban sempat mengajak temannya pulang bareng, namun teman korban memilih berjalan kaki.

Maka korban pulang sendiri mengendarai sepeda motornya. Saat itulah terduga pelaku datang mengejar korban sambil membawa kapak di tangannya. Korban dihabisi terduga pelaku di Jalan Poros Afdeling 2 Perumahan PT Surya Inti Raya (SIR) Kampung Muara Kelantan.

Saat ditemukan, korban sudah tak bernyawa dengan luka robek di bagian kepala, leher dan pundak. Dengan dibekuknya terduga pelaku, dikatakan Ubaidillah, kasus ini akan terang benderang, dan pelaku menjalani pemeriksaan intensif.(*)

Penulis
: ridho
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html