Polda Riau Amankan Pemain, Pengelola dan Mesin Gelper di Dumai

Administrator Administrator
Polda Riau Amankan Pemain, Pengelola dan Mesin Gelper di Dumai
Petugas kepolisian mengamankan pemain, karyawan dan pengelola Gelper Golden atau Tarzan Zone di Jalan Hasanuddin Kota Dumai.
Personil Dirkrimum Polda Riau diback up Polres Dumai mengamankan 50-an orang pemain serta mesin Gelper (Gelanggang Permainan) dari lokasi Golden atau Tarzan Zone yang berada di Jalan Hasanuddin/Ombak Kota Dumai, Sabtu (04/03/23) sejak sore hingga malam hari ini.

KAPOLRES Dumai, AKBP Nurhadi Ismanto saat ditemui di lokasi membenarkan diamankannya puluhan orang pemain serta karyawan Gelper Tarzan Zone. Indikasi awal, Gelper tersebut memfasilitasi aktifitas judi.

" Kita bersama Tim Polda Riau mengamankan pengelola dan karyawan Tarzan Zone serta para pemain yang berada di lokasi tersebut. Mesin Gelper juga kita bawa ke Polres," ujar Kapolres AKBP Nurhadi Ismanto kepada kupasberita.com.

Lebih lanjut disampaikan AKBP Nurhadi Ismanto, seluruh pemain yang diangkut ke Polres nantinya akan didata. Sementara pihak pengelola akan diperiksa lebih lanjut.

" Mereka (pemain,red) akan kita data dan dimintai keterangannya. Sementara pengelola diperiksa lebih lanjut," ungkap AKBP Nurhadi Ismanto.

Pantauan di lapangan, hingga malam sejumlah pejabat teras Polres Dumai masih terlihat berada di lapangan. Sejumlah personil kepolisian tampak sibuk mengangkat kendaraan roda dua yang berada di lokasi untuk dibawa dengan truck dan mobil pick up ke Mapolres Dumai.

Selain itu juga ada yang mengangkat mesin Gelper dari dalam bangunan Ruko Tarzan Zone. Mesin itu selanjutnya dinaikkan ke atas truck dan dibawa ke Mapolres Dumai. Di halaman Polres Dumai tampak berjejer kendaraan milik pemain Gelper. Termasuk mesin Gelper yang diamankan dari Golden atau Tarzan Zone.

Kedatangan Personil Dirkrimum Polda Riau itu hanya berselang beberapa saat dengan aksi demonstrasi yang digelar Masyarakat Hukum Adat Dumai di Golden atau Tarzan Zone. Aksi demonstrasi itu mendapat pengawalan ketat dari aparat, Sabtu (04/03/23) sekitar pukul 15.00 WIB.

Orator Aksi, Ismunandar secara tegas meminta aparat agar menutup seluruh Gelper yang ada di Kota Dumai. Pasalnya, keberadaan Gelper telah meresahkan masyarakat.

" Gelper ini sudah meresahkan masyarakat. Kita minta aparat segera menutup seluruh Gelper yang ada di Dumai karena terindikasi menjadi arena judi," tegas Ismunandar.

Menyikapi aspirasi yang disampaikan, Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto secara tegas menyampaikan bahwa Gelanggang Permainan (Gelper) yang terindikasi judi dipastikan tidak bisa lagi beroperasi.

" Saya pastikan seluruh Gelper di Dumai akan kita tutup," tegas Kapolres AKBP Nurhadi Ismanto disambut teriakan takbir dari massa Masyarakat Hukum Adat Dumai.

Lebih lanjut disampaikan Kapolres AKBP Nurhadi, pihaknya tidak akan memberi ruang adanya aktifitas perjudian di Dumai. Terkait izin yang dikantongi pengusaha Gelper, AKBP Nurhadi akan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kota Dumai.

" Kita akan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pusat, bagaimana izin (Gelper,red) bisa dicabut," jelas AKBP Nurhadi Ismanto.

Pada kesempatan itu, Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto juga memerintahkan anggotanya untuk memasang pamflet penutupan sementara Gelper Golden.

" Atas Dasar Deskresi Kepolisian Demi Ketertiban Umum Untuk Sementara Tempat Ini Ditutup Oleh Polres Dumai," demikian isi pamflet yang di pasang di pintu Gelper Golden.

Setelah mendengar pernyataan Kapolres Dumai, massa dari Masyarakat Hukum Adat Dumai merasa puas dan selanjutnya membubarkan diri dengan tertib.

Aksi massa di Gelper Golden mendapat pengawalan dari aparat kepolisian dan Satpol PP Kota Dumai. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Dumai, AKBP Nurhadi Ismanto. Juga tampak Wakapolres Kompol Josina Lambiombir, Kasat Reskrim Iptu Bayu Ramadhan, Kasat Sabhara AKP Saudi, Kasat Intel AKP S Sijabat dan sejumlah perwira lainnya.(**)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html