Pembakar Mobil Kepala Pengaman Lapas Pekanbaru Diduga Bagian Jaringan Narkoba

Administrator Administrator
Pembakar Mobil Kepala Pengaman Lapas Pekanbaru Diduga Bagian Jaringan Narkoba
Kondisi mobil dinas Kepala Pengamanan Lapas Klas II Pekanbaru Efendi B Purba.
Diduga yang terlibat dalam pembakaran mobil Izuzu Panther milik Kepala Pengamanan LP Pekanbaru, Efendi P Purba adalah jaringan peredaran narkoba.

MENEKAN peredaran narkoba dari balik Lapas Klas II Pekanbaru, pihak Kanwil Menkum Ham Riau membangun Blok Pengendali Narkoba.

Keberadaan Blok Pengendali Nakorba ini, dikatakan Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Pujo Harinto untuk menekan aktivitas para warga binaan yang berpotensi akan mengendalikan peredaran narkoba dari dalam LP. Napi narkoba itu justru menyatakan petugas LP tidak punya hati karena aktivitas mereka sudah sangat dibatasi antara lain tidak boleh punya hp, dan lainnya dengan menerapkan pengamanan tingkat tinggi.

"Jaringan peredaran narkoba cukup besar, bahkan pasarnya juga cukup besar. Salah satu cara untuk menekan kasus narkoba itu adalah membangun Blok Pengendali Narkoba di LP Kelas II Pekanbaru yang mencontoh sistem yang sama di LP Nusakambangan," katanya.

Program ini, dikatakan Pujo, mendapat perlawanan orang-orang (jaringan bandar narkoba). Seperti aksi teror yang dilakukan oleh orang tidak dikenal dialami oleh pegawai Kanwil Kemenkumham Riau diduga dilakukan komplotan pengedar narkoba yang gembongnya ditahan di Blok Pengendali Narkoba.

"Tapi kita tidak perlu takut," katanya.

Kasus ini, disebutkan Pujo adalah yang kedua. Sebelumnya rumah dinas kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Riau, Maulidi Hilal, di Jalan Kapling Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan bukit Raya, diserang Kamis subuh (16/9/2021).

"Modus kejahatan yang digunakan sama dengan yang dilakukan kepada Kadivpas Kemenkumham Riau, melempar bensin yang dimasukkan ke dalam botol dengan menyulut api," katanya.

Berangkat dari kondisi ini, Pujo mengingatkan jajarannya untuk tidak perlu takut dalam menghadapi aksi teror yang diduga bagian dari perlawanan dari jaringan bandar narkoba di daerah itu.

"Selagi kita benar, tidak boleh mundur dan maju terus. Blok anti narkoba harus terus jalan," tegasnya, Jumat (21/1/2022) di Pekanbaru.(*)

Penulis
: Ridha
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html