Mayat Ditemukan di Laut Rupat Ternyata Jaringan Pemasok Narkoba Internasional

Administrator Administrator
Mayat Ditemukan di Laut Rupat Ternyata Jaringan Pemasok Narkoba Internasional
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menggelar konferensi pers di Mapolda Riau.
Pihak kepolisian akhirnya mengungkap bahwa mayat yang ditemukan mengapung di tengah laut Rupat Utara pada, Sabtu (06/08/22) lalu oleh nelayan ternyata bagian dari jaringan pemasok narkoba internasional.

KABID Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menyebutkan mayat yang ditemukan tersebut berinisial Iw dan berusia sekitar 40 tahun. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh salah seorang nelayan bernama Mardianto.

" Nelayan itu melihat jasad terapung dan melapor ke Pos Polair di Rupat Utara. Petugas kemudian mendatangi TKP dan melakukan evakuasi," terang Kombes Pol Sunarto, Rabu (17/06/22).

Mayat dengan ciri-ciri memakai baju warna kuning dan menggunakan celana jeans itu, dikutip dari cakaplah.com selanjutnya dibawa ke Puskesmas di Rupat. Setelah di visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Sementara istri korban yang mengetahui jasad suaminya ditemukan di laut, memberikan informasi bahwa 3 hari sebelumnya korban pergi bersama RH yang saat ini diamankan oleh Ditresnarkoba Polda Riau.

Untuk memastikan penyebab kematian suaminya, istri korban meminta agar dilakukan autopsi. Setelah dilakukan autopsi pada 15 Agustus 2022 oleh dokter ahli forensik, ditemukan pasir dan lumpur berwarna kehitaman pada batang tenggorokan dan lambung korban.

" Dokter menyatakan penyebab kematian korban karena tenggelam," jelas Kombes Sunarto.

Sebelumnya petugas melakukan operasi narkoba dan membuntuti 2 target, yakni RH dan Iw yang menurut informasi akan menjemput narkoba jenis sabu-sabu seberat 30 kilogram pada tanggal 3 Agustus 2022 lalu.

Petugas kepolisian bersama Tim Bea Cukai melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua orang pelaku. Namun saat keduanya diamankan di kapal Bea Cukai, Iw mendorong salah satu petugas Bea Cukai hingga terjatuh ke laut. Kemudian Iw juga melompat ke laut untuk melarikan diri.

Tidak hanya melompat, Iw membuang barang haram narkoba yang ada padanya. Setelah dilakukan pencarian selama 2 jam, Iw tidak ditemukan dan sabu yang berhasil diselamatkan petugas hanya berkisar 3,5 kilogram.

" Saat itu petugas hanya membawa tersangka RH beserta barang bukti yang berhasil diamankan ke Dumai. Keesokan harinya upaya pencarian kembali dilakukan. Namun saat itu Iw yang melompat ke laut tak berhasil ditemukan," jelas Kombes Sunarto.**
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html