Kejar Mafia Hingga Perbatasan Malaysia, TNI AL Amankan 14 Kilogram Sabu-sabu

Administrator Administrator
Kejar Mafia Hingga Perbatasan Malaysia, TNI AL Amankan 14 Kilogram Sabu-sabu
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlantamal I), Laksamana Pertama TNI Johanes Djanarko Wibowo menggelar konferensi pers penangkapan narkoba jenis sabu-sabu di Mako Lanal Dumai.
Aksi kejar-kejaran di tengah laut terjadi saat Tim F1QR Lanal Dumai bersama Satgas Ops Intelmar Lantamal I memburu mafia narkoba yang akan menyelundupkan sabu-sabu ke Indonesia. Kendati speedboat yang diburu lepas, namun 2 ABK berhasil diamankan beserta 14.077 kilogram sabu-sabu.

KOMANDAN Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlantamal I), Laksamana Pertama TNI Johanes Djanarko Wibowo menyampaikan perburuan dan penangkapan itu merupakan bentuk keseriusan TNI AL dalam membantu pemerintah dalam memerangi Penyalahgunaan Narkoba serta melaksanakan perintah dari Kasal dan Panglima Kormada I.

" Kegiatan penggagalan ini merupakan bentuk keseriusan TNI AL dalam membantu pemerintah untuk pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran Narkoba. Selain itu, hal ini juga sebagai bentuk tugas pokok kami dalam mengamankan jalur laut terutama di wilayah Kota Dumai," ujar Laksamana Pertama TNI Johanes Djanarko Wibowo saat press release yang dihadiri Walikota Dumai H Paisal, Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto dan Dandim 0320/Dumai Letkol Arh Hermansyah Tarigan, Kamis (18/08/22) di Mako Lanal Dumai.

Dipaparkan Laksamana Pertama TNI Johanes Djanarko Wibowo sebagaimana dikutip dari monitorriau.com, keberhasilan penggagalan penyelundupan itu berawal dari kegiatan pemantauan rutin oleh tim di perairan Tanjung Medang Hingga Boya Gila terhadap arus hilir mudik kapal-kapal pompong, Selasa (16/08/22) sekira pukul 17.00 WIB.

Dari pemantauan yang dilakukan terlihat satu unit speed boat melaju kencang yang diduga datang dari arah perairan Malaysia menuju kapal pompong jaring yang mencurigakan. Tim kemudian mendekati speed boat dan kapal pompong tersebut. Saat didekati, salah seorang yang berada di kapal pompong terlihat membuang karung berwarna putih ke laut.

Sempat terjadi kejar-kejaran karena saat didekati speed boat berusaha kabur menuju arah perairan Malaysia. Kejar-kejaran sampai perbatasan perairan Malaysia dan Tim terpaksa menghentikan pengejarannya.

Saat dilakukan penyisiran, tim menemukan karung putih yang dibuang sebelumnya. Saat dibuka, tim menemukan tas hitam berisi tiga belas bungkus benda yang dicurigai sebagai sabu-sabu.

Tim setelah itu langsung bergerak mengejar kapal pompong tanpa jaring yang menurut informasi sudah memasuki perairan Sungai Masjid Kota Dumai dan bersandar sekira pukul 04.15 WIB.

Dua orang Anak Buah Kapal (ABK) berhasil diamankan. Sedangkan tekong dan dua orang lainnya berhasil melarikan diri ke arah Hutan Bakau. Pengejaran yang dilakukan tidak membuahkan hasil.

HS (39) dan LD (46) warga Bukit Kapur selanjutnya diamankan dan dibawa ke Pos Babinpotmar Sungai Dumai untuk dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah itu, tim membawa tiga belas bungkusan yang sudah diamankan ke laboratorium Bea dan Cukai Kota Dumai untuk dilakukan pengecekan. Dari hasil pengecekan tersebut, ditemukan kandungan senyawa organik Methaphetamine dengan berat total sekitar 14.077 Kilogram.**
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html