Walikota Dumai Apresiasi Penerapan Pembayaran Non Tunai di Pelabuhan

Administrator Administrator
Walikota Dumai Apresiasi Penerapan Pembayaran Non Tunai di Pelabuhan
WALIKOTA Dumai, H Paisal, SKM, MARS menghadiri langsung acara Launching Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai, Kamis (02/07/26).
Pemerintah Kota Dumai menyambut baik dan siap mendukung penuh penetapan Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai. Langkah strategis yang diinisiasi oleh Bank Indonesia ini dinilai menjadi lompatan besar dalam modernisasi layanan publik di Kota Dumai, sekaligus memperkuat posisinya sebagai gerbang digital internasional di Provinsi Riau.

WALIKOTA Dumai, H Paisal, SKM, MARS menghadiri langsung acara Launching Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai, Kamis (02/07/26).

Dalam sambutannya, Wali Kota Dumai menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, inovasi ini sejalan dengan visi Pemko Dumai untuk mentransformasikan Dumai menjadi Smart City yang efisien dan transparan.

" Kami atas nama Pemerintah Kota Dumai sangat bersyukur dan mengapresiasi kolaborasi luar biasa ini. Pelabuhan Dumai adalah wajah depan kota kita, bahkan wajah Indonesia bagi pelancong dari negeri jiran. Dengan diterapkannya sistem non tunai dan QRIS Antarnegara, kita tidak hanya mempermudah pelayanan, tetapi juga menutup celah pungli, meningkatkan akuntabilitas, dan menaikkan kelas pelayanan publik kita ke level internasional," ujar H Paisal.

Lebih lanjut disampaikannya, digitalisasi akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat tempatan.

" Potensi wisatawan kita sangat besar, di mana kuartal pertama tahun ini saja ada lebih dari 15 ribu Wisman yang masuk lewat pelabuhan ini, dan mayoritas dari Malaysia. Dengan adanya QRIS Antarnegara, turis asing bisa langsung bertransaksi dengan mudah. Kami berharap seluruh penyedia jasa di pelabuhan segera beradaptasi. Ini peluang emas untuk menggerakkan ekonomi Dumai," tambah Wali Kota.

Apresiasi senada juga datang dari Asisten II Setdaprov Riau, Helmi yang menyampaikan Kota Dumai memiliki kontribusi besar dengan menyumbang sekitar 8,6 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Riau.

" Pertumbuhan ekonomi yang kuat harus diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan publik yang modern, efisien, transparan, dan akuntabel. Karena itu, kami mengapresiasi Bank Indonesia dan Pemko Dumai yang terus mendorong perluasan digitalisasi ini," kata Helmi.

Melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Pemko Dumai berkomitmen untuk terus memperluas kanal pembayaran non tunai, tidak hanya di area pelabuhan, namun juga akan disasarkan ke pasar rakyat, pusat kuliner, sentra UMKM, hingga sektor retribusi daerah guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penerapan sistem non tunai di Pelabuhan Penumpang Dumai ini meliputi keseluruhan ekosistem pelabuhan, mulai dari pembayaran pas masuk kendaraan, tiket terminal penumpang, hingga pembelian tiket kapal feri internasional rute Dumai-Melaka, Dumai-Port Dickson, dan Dumai-Muar menggunakan QRIS Cross-Border (Antarnegara).

Dengan peluncuran ini, Kota Dumai membuktikan kesiapannya menjadi motor penggerak ekosistem pembayaran digital lintas negara yang modern, inklusif, dan berdaya saing di gerbang utara Indonesia.(infotorial)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html