Kadispertaru Dumai Muhammad Mufarizal Pantau Kondisi Drainase dan Tata Ruang

Administrator Administrator
Kadispertaru Dumai Muhammad Mufarizal Pantau Kondisi Drainase dan Tata Ruang
Kadis Pertaru Dumai, Muhammad Mufarizal didampingi Sekretaris Dispertaru saat gotong royong di Bumi Ayu.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Pertaru) Kota Dumai, Muhammad Mufarizal turun ke lapangan mengikuti kegiatan gotong royong bersama ASN dan TKPK guna membersihkan sampah dan drainase serta pemotongan rumput dalam rangka menciptakan keindahan kota sekaligus antisipasi banjir, Jumat (02/10/26).

KADISPERTARU Dumai yang akrab disapa Faried ini menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan sekaligus memantau kondisi drainase dan sampah yang berpotensi terjadinya banjir saat tingginya curah hujan.

Kadis Pertaru turun memantau apakah tata ruang di Bumi Ayu sudah benar. Apakah ada bangunan yang menutup aliran drainase. Apakah ada tanah yang peruntukannya salah sehingga menjadi sumber sedimentasi. Apakah ada lahan yang seharusnya jadi resapan air malah ditimbun. Apakah drainase yang ada sudah sesuai dengan rencana tata ruang kota.

Tidak ada cara memantau tata ruang yang paling jujur selain turun ke lapangan, masuk ke parit, lihat langsung kondisi drainase, lihat tumpukan sampah yang menyumbat, lihat rumput liar yang menutup saluran.

Peta di kantor bisa dimanipulasi. Sertifikat bisa rapi di atas kertas. Dengan turun langsung ke lapangan, kebenaran tata ruang terlihat secara terang-benderang.

Faried melakukan itu. Ia menjadikan gotong royong sebagai metode pemantauan tata ruang paling efektif. Ini adalah Dispertaru yang bekerja tidak hanya di balik meja, tapi di lapangan.

Faried tidak datang dengan gaya menggurui. Tidak datang menyalahkan warga buang sampah sembarangan. Tidak datang dengan gaya pejabat yang memarahi warga karena drainase mampet. Ia datang dengan ucapan terimakasih.

" Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah peduli dan menjadikan lingkungan Bumi Ayu menjadi lingkungan sehat dan bersih," ujar Faried.

Ini adalah bahasa pemimpin yang merangkul. Yang menghargai warga. Yang membangun semangat gotong royong dengan apresiasi, bukan dengan cacian.

Dispertaru Dumai bukan dinas yang hanya urus sertifikat dan peta. Dispertaru paham bahwa tata ruang yang buruk ujungnya adalah banjir. Tata ruang yang baik diuji apakah drainasenya lancar saat hujan tinggi.

Dengan turun memantau kondisi drainase dan sampah yang berpotensi banjir, Dispertaru menunjukkan mereka adalah garda terdepan pencegahan banjir dari sisi perencanaan ruang.

Ini cerdas, taktis, dan visioner dalam rangka mendukung penuh instruksi Walikota Dumai, H Paisal untuk penanganan banjir terintegrasi dari hulu ke hilir dan melibatkan lintas OPD.

Jumat (02/10/26) di Bumi Ayu, Muhammad Mufarizal tidak hanya membersihkan sampah dan drainase. Ia sedang membersihkan stigma bahwa Dinas Pertanahan dan Tata Ruang hanya kerja di kantor. Dan itulah Dispertaru Dumai hari ini, dari kantor ke parit, dari peta ke lapangan, untuk keindahan kota dan Dumai bebas banjir.(inf)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html