Terbitkan Izin Hiburan Malam, Gubernur Riau Copot Plt Kadis Pariwisata

Administrator Administrator
Terbitkan Izin Hiburan Malam, Gubernur Riau Copot Plt Kadis Pariwisata
H Abdul Wahid, Gubernur Riau
Sikap tegas Gubernur Riau, H Abdul Wahid mencopot Plt Kepala Dinas Pariwisata yang menerbitkan izin operasional hiburan malam, HW Live House di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru menuai simpati dari banyak orang. Tempat hiburan malam tersebut sebelumnya telah menuai aksi gelombang protes dari berbagai elemen masyarakat karena bertentangan dengan kearifan lokal Melayu.

GUBERNUR Riau, H Abdul Wahid membenarkan telah mencopot, Ade Yudhistira dari jabatannya selaku Plt Kadis Pariwisata.

“ Iya, dicopot. Plt Kadispar dicopot karena terbitkan izin HW Live House,” ujar Gubernur Abdul Wahid dikutip dari riaukepri.com, Jumat (10/10/25).

Wahid menyebutkan, pencopotan dilakukan karena Ade Yudhistira menerbitkan rekomendasi teknis sebagai dasar keluarnya izin dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Riau.

" Rekomendasi itu tidak melalui proses verifikasi lapangan. Rekom teknis dari Dispar seharusnya diteliti. Dia tidak teliti. Kalau Dispar sudah oke, DPMPTSP tinggal klik karena itu sistem aplikasi. Tapi ini tidak dilakukan verifikasi,” jelas Wahid.

Abdul Wahidmenegaskan pencopotan tersebut juga menjadi peringatan bagi seluruh organisasi perangkat daerah, khususnya DPMPTSP agar lebih teliti sebelum menerbitkan izin usaha, terutama yang berkaitan dengan hiburan malam.

" Ini warning ke yang lain juga. PTSP juga ya cek betul-betul. Izin bar, live house, harus ditinjau ke lapangan. Kalau seperti ini, harus ada sanksi,” tegas Abdul Wahid.

Forum Pembela Bumi Lancang Kuning (FPBLK) menyambut baik langkah Gubernur Riau mencopot pejabat terkait. Namun mereka meminta langkah tersebut diikuti dengan penutupan seluruh tempat hiburan malam yang dianggap menyimpang.

" Pencopotan Plt Kadispar itu langkah awal yang baik. Tapi kami berharap tidak berhenti di situ. Semua tempat maksiat harus ditutup,” kata Panglima Utama FPBLK, Datuk Muhammad Khalid.

Menurut FPBLK, banyak tempat hiburan malam di Riau yang disalahgunakan, tidak sesuai izin, dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html