Pemko Dumai Umumkan 5 Nama, Dika Disebut Calon Kuat Direktur BUMD

Administrator Administrator
Pemko Dumai Umumkan 5 Nama, Dika Disebut Calon Kuat Direktur BUMD
Karikatur
Pemerintah Kota Dumai baru saja mengumumkan hasil seleksi administrasi calon Direktur dan Komisaris BUMD PT Pembangunan Dumai tahun 2025. Kendati demikian, dari 5 nama calon direktur yang diumumkan, santer terdengar Andika Fithrian atau Dika disebut-sebut merupakan calon kuat "nakhoda baru" perusahaan semi plat merah tersebut. Benar atau tidaknya, baru bisa dipastikan pasca pengumuman hasil seleksi nantinya.

PEMERINTAH Kota Dumai melalui surat nomor: 531/Pansel.BUMD/2025 yang ditandatangani Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS dan Sekda H Indra Gunawan, SIP, MSi selaku Ketua Panitia Seleksi baru saja mengumumkan nama-nama calon Direktur dan Komisaris BUMD PT Pembangunan Dumai yang dinyatakan lolos administrasi.

Sebanyak lima calon direktur dan tiga calon komisaris yang dinyatakan lolos administrasi berhak melaju ke tahap Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).

Masing-masing calon direktur adalah Yulia Putra, Ahmad Daniyal, Ismail Kasri, Andika Fithrian dan Rully Fitralistiady.

Sedangkan 3 nama calon komisaris, masing-masingnya adalah Dede Mirza, Zulkarnaen dan Lutfi Hendra Kurniawan.

Seluruh calon yang dinyatakan lulus akan mengikuti tes UKK di lantai III Kantor Wali Kota Dumai, Jalan Tuanku Tambusai, pada Senin, 25 Agustus 2025 minggu depan. UKK mencakup psikotes, ujian tertulis, presentasi makalah, hingga wawancara.

Sebelumnya, pendaftaran seleksi dibuka pada tanggal 7-15 Agustus 2025, dan disusul pemeriksaan berkas administrasi. Hasil seleksi administrasi diumumkan pada tanggal 18 Agustus 2025 lalu.

" Kendati baru tahapan seleksi, tapi siapa yang bakal menjadi direktur sepertinya sudah dikantongi. Santer terdengar namanya adalah Dika. Benar atau tidak, lihat saja hasilnya nanti," ujar sumber yang enggan ditulis identitasnya, Kamis (21/08/25) malam tadi.

Pada sisi lain, di kalangan orang dekat walikota sempat muncul nama Vincent dan Afran Arsan yang digadang-gadang bakal menjadi Dirut PT Pembangunan Dumai. Tidak tanggung-tanggung, kedua nama itu kabarnya sudah mendapat restu dari orang nomor satu.

Namun belakangan, keduanya justru tak muncul dalam daftar nama hasil seleksi yang diumumkan. Vincent sendiri informasinya terganjal syarat usia. Sedangkan Afran Arsan batal memasukkan berkas pendaftaran.

Persyaratan calon direktur meliputi pengalaman manajerial minimal lima tahun, usia 35??"55 tahun, berijazah S1, serta tidak pernah terlibat kasus hukum maupun kepailitan perusahaan.

Sedangkan syarat calon komisaris antara lain berstatus ASN Pemko Dumai, berusia maksimal 60 tahun, serta berijazah minimal S1.

Dengan diumumkannya nama-nama calon yang lolos, publik kini menanti hasil uji kelayakan yang akan menentukan siapa yang bakal menduduki kursi Direktur dan Komisaris BUMD PT Pembangunan Dumai (Perseroda) tersebut.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html