Terkait Tarian Erotis Saat Penutupan Turnamen, Ketua Golf Riau Minta Maaf

Administrator Administrator
Terkait Tarian Erotis Saat Penutupan Turnamen, Ketua Golf Riau Minta Maaf
Pengurus Olahraga Golf minta maaf atas peristiwa yang tidak pantas saat penutupan Turnamen Golf Piala Gubernur Riau.
Pengurus Golf Indonesia (PGI) Provinsi Riau meminta maaf kepada publik dan melayangkan surat permintaan maaf kepada Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar terkait video viral joget erotis pada acara penutupan turnamen Golf Piala Gubernur Riau XXX 2022, Ahad (21/8/2022) kemarin.

PERMOHONAN Maaf yang disampaikan melalui surat nomor: 045/PGI.Riau/VII/2022 tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Pengurus PGI Riau Kahirul Istiqmal dan Sekretaris PGI Riau Iskandar Zulkarnain.

"Peristiwa tersebut murni keteledoran kami sebagai Panitia dan Pengurus PGI Riau dalam sesi acara Penutupan Turnamen Golf Gubernur Riau Cap XXX - 2022 tersebut," jelas Kahirul Istiqmal, Senin (22/08/22).

Surat permohonan maaf tersebut juga ditembuskan kepada Kapolda Riau, Danrem 031 WB, Ketua DPRD Riau, Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, dan Lembaga Adat Kampar (LAK).

Sebelumnya diberitakan, Ketua Fraksi PKS DPRD Riau, Markarius Anwar meminta Gubernur Riau, H Syamsuar agar memberikan sanksi tegas kepada panitia penyelenggara turnamen tersebut.

" Fraksi PKS DPRD Riau sangat mengecam adanya tarian erostis yang terjadi saat agenda pembukaan turnamen golf memperebut piala Gubernur Riau H Syamsuar. Apa yang dipertontonkan itu tidak sesuai dengan budaya di daerah ini yang kental dengan nilai-nilai Islami. Kami harapkan Gubernur Riau agar memberi sanksi tegas terhadap panitia,” ujar Markarius.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Fraksi PKS DPRD Riau, dr Hj Arnita Sari menyebutkan tarian erotis itu tidak hanya bertentangan dengan norma adat, agama dan budaya. Namun juga bisa dikategorikan sebagai bentuk pelecehan terhadap perempuan dan bentuk eksploitasi pada perempuan.

" Kami berharap pemerintah dapat melindungi perempuan dari tindakan eksploitasi, baik secara individu, maupun kelompok para pelaku kesenian. Kita harus wariskan pendidikan positif kepada generasi muda, jangan sampai oendidikan kita hilang arah,” tegas Anggota Komisi V DPRD Riau tersebut.

Sementara Panglima Tinggi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Penggawa Melayu Riau (PMR) Afrizal Anjo, MSi menegaskan apa yang terjadi saat acara pembukaan yang turnamen golf Piala Gubernur Riau tersebut sangat disesalkan. Apalagi, Riau merupakan Tanah Melayu yang menjunjung tinggi nilai adat budaya dan agama Islam.

" Dari video tari menebar aurat itu, kami menilai sudah masuk unsur pidana pelanggaran undang undang IT, dan ini disengaja. Jadi, polisi harus memeriksa panitianya,” ungkap Anjo, Senin (22/08/2022).

Secara terpisah, Kadis Infokomtik Riau Erisman Yahya menjelaskan, bahwa turnamen golf merebut piala Gubernur Riau bukan kegiatan Pemprov Riau tapi Cabor PGI dab Pemprov Riau hanya supporting.

“ Banyak Cabor yang meminta Piala Gubernur Riau, lalu diakomodir. Namun jika dalam pelaksanaannya pihak panitia melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya, apalagi Gubernur sama sekali tidak tahu-menahu, tentulah tidak bisa mengaitkannya dengan gubernur. Ini murni kerja panitia dan tak ada hubungan dengan gubernur,” jelas Erisman.

Atas nama Pemprov Riau, sambung Erisman, pihaknya sangat menyesalkan kejadian tersebut, apalagi ini Negeri Melayu yang kental dengan nilai-nilai keislaman.

" Kami berharap ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini,” pintanya.**
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html