Waduh, Pengisian Kursi Wawako Dumai Berujung  Laporan Polisi

Administrator Administrator
Waduh, Pengisian Kursi Wawako Dumai Berujung  Laporan Polisi
Agung Surono memakai masker merah putih.
Pasca ditinggalkan almarhum Amris yang berpulang ke Rahmatullah sekitar 2 bulan usai dilantik sebagai Wakil Walikota Dumai, hingga kini kursi Dumai 2 itu tak kunjung ada yang menduduki. Ditengah kekosongan itu, kini justru malah muncul polemik terkait pengisian posisi yang berujung kepada laporan polisi.

BERDASARKAN Video liputan Broadcast TV yang beredar di media sosial terkuak bakal adanya persoalan hukum yang muncul terkait pengisian kekosongan kursi Wakil Walikota Dumai. Persoalan itu terjadi di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang merupakan salah satu partai pengusung pasangan Paisal-Amris di Pilkada Dumai 2020 lalu.

Dalam video yang beredar, tampak reporter Broadcast TV dan Agung Surono sedang berada di Mapolres Dumai. Kehadiran mereka di Mapolres Dumai terkait pelaporan kasus yang ada hubungannya dengan kursi Wakil Walikota Dumai.

Agung Surono sendiri menurut informasi yang diterima merupakan salah satu penerima rekomendasi dari DPP PPP untuk dicalonkan sebagai Wakil Walikota Dumai. Hanya sejauhmana kebenaran informasi itu belum diketahui secara pasti.

Namun dalam pernyataan yang disampaikannya secara langsung melalui rekaman video yang ditayangkan di Broadcast TV, dirinya merupakan pihak yang dirugikan dan melaporkan salah satu Ketua PAC PPP di Dumai. Selain itu juga tersangkut nama Ketua DPC PPP Dumai serta persoalan pengembalian uang yang ditawarkan pihak lain kepada Agung Surono.

" Tadi pagi ada utusan dari Ketua DPC (mengembalikan uang,red) agar kita adem ayemlah. Tapi saya tolak, karena kita akan buktikan di forum yang lebih resmi," tegas Agung Surono melalui tayangan Broadcast TV yang dikutip, Selasa (22/11/22) tadi malam.

Sementara Ketua DPC PPP, Salman saat dihubungi kupasberita.com tadi malam enggan memberikan komentar panjang lebar.

" Saya sudah tahu, kita pelajari dulu apa substansi yang dilaporkan. Kita sedang membahasnya di partai," ujar Salman.*
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html