Rakyat Butuh Kinerja, DPRD Dumai Malah Sibuk Mosi Tak Percaya

Administrator Administrator
Rakyat Butuh Kinerja, DPRD Dumai Malah Sibuk Mosi Tak Percaya
Ilustrasi

Ditengah himpitan ekonomi saat ini, masyarakat membutuhkan kebijakan serta pemikiran dari anggota dewan. Termasuk soal langkanya minyak goreng dan harga Sembako yang mulai merangkak naik. Namun ironisnya, kalangan dewan malah sibuk ribut sekandang. Saat rakyat menuntut kinerja mereka, sejumlah wakil rakyat malah sibuk dengan mosi tak percaya.

BERAGAM Respon masyarakat muncul di media sosial menanggapi aksi mosi tak percaya 20 anggota dewan terhadap Ketua DPRD Dumai, Agus Purwanto, ST. Sebagian besar memandang miring tingkah yang ditunjukkan wakil rakyat tersebut. Apalagi nuansa yang muncul diduga ada kepentingan kelompok tertentu dibalik aksi mosi tak percaya tersebut.

" Kerja yg beres ja lah, tak usah pakai mosi2...rakyat diurusin bnyak permasalahan sekarng ini, minyak langka dll...sudah kelamaan TIDUR KALIAN...," tulis Faizal J menanggapi postingan di Forum Politik Warga Dumai.

Sementara pemilik akun, Hendra Azhar menanggapi postingan di Gerakan Cinta Dumai menyebutkan bakal adanya Mosi Tidak Percaya (MTP) sudah diprediksi sejak jauh hari.

" Udah Diprediksi Jauh Sebelum MTP terjadi. Hal yang Lumrah dan Wajar," tulis Hendra Azhar.

Sebelumnya, kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda (GEMPA) mengeluarkan pernyataan yang lumayan menohok. Mereka mempertanyakan apa yang sudah dilakukan anggota dewan selama ini.

" Memangnya apa yang sudah diperbuat anggota DPRD kita selama ini sehingga sibuk mengurus urusan yang tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat Dumai saat ini. Seharusnya bapak dan ibu wakil rakyat disana lebih mengutamakan kinerjanya untuk melayani masyarakat banyak," tegas M Afdhol El Anshory, Koordinator Umum GEMPA Kota Dumai.

Ditambahkannya, anggota dewan yang terhormat seharusnya bisa menggiring stigma positif di tengah masyarakat untuk tetap percaya terhadap kinerja mereka.

" Bukan malah seolah memprovokasi keadaan dengan melakukan hal konspirasi begini," ujar M Afdhol El Anshory.

Sementara Koordinator Massa GEMPA, M Febri menegaskan wakil rakyat semestinya memikirkan apa yang dirasakan oleh masyarakat saat ini. Kondisinya sekarang, masyarakat sedang menjerit menghadapi situasi ekonomi yang makin sulit. Termasuk kelangkaan minyak goreng, bahan bakar jenis solar dan lain sebagainya.

Sedangkan Koordinator Issue GEMPA Dumai, Wahyu Ari Septian mengatakan mosi tidak percaya yang dibangun oleh beberapa aktor intelektual dibalik semua ini sangat mencerminkan bahwa anggota DPRD hanya mementingkan segelintir kelompoknya saja.

" Kami sebagai salah satu bagian dari corong masyarakat merasa kecewa dengan sikap yang dilakukan dan inisiasi oleh beberapa anggota DPRD kota Dumai ity. Bila perlu kita kembali turun ke jalan dan segel saja gedung DPRD Kota Dumai dan jadikan monumen Mosi Tidak Percaya dari masyarakat kepada Anggota DPRD Kota Dumai," tegas Wahyu.**





Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html