Politik Berbisik, Tapi Berisik

Administrator Administrator
Politik Berbisik, Tapi Berisik
Agung Marsudi Founder Duri Institute
Seperti judul film Nan Achnas (2001) yang dibintangi artis nan cantik, Dian Sastrowardoyo, "Pasir Berbisik", politik di negeri ini mulai dipenuhi dengan adegan "berbisik", anehnya dilakukan di depan umum, bahkan di istana.

BERBISIK yang mestinya hanya didengar kalangan terbatas, prakteknya menjadi terdengar dan tersiar kemana-mana lewat pengeras suara, bernama "jubir" dan "medsos'. Jadilah politik berisik. Kasak-kusuk, rumor, prediksi, narasi, ramalan, komentar, analisis, rilis, diaduk-aduk dalam satu kotak. Tong sampah demokrasi, yang selalu didaur ulang, untuk berbagai kepentingan.

Setiap hari, di layar kaca media dipenuhi acara dialog, diskusi, yang isinya perang opini. Jadilah, media gaduh, politik ikutan riuh. Riuh, dan gaduh. Dua kata, mewakili kata "berisik" yang kemudian terdengar mirip lebah berdengung.

"Ngung, ngung. Ngung ngung!" Demokrasi yang membuat rakyat bingung. Kegaduhan berebut "kualisi". Kuali partai politik makin berisi. Pundi-pundi bisikan oligarki.

Bisikan oligarki adalah pesan kuat yang menuntut rencana aksi. Tema, skema, visi, misi, strategi, hanyalah kumpulan kata, baris-baris kalimat yang disusun untuk memenuhi syarat. Selebihnya sudah diselesaikan di bawah meja perundingan yang "diangkakan".

Mau dua pasang, atau tiga pasang kesemuanya berkelindan "uang". Siapa Capres kita yang tak mengerti "uang"? Sebab tentang uang, ia adalah ilmu murni, sekaligus terapan. Mencuci uang di hajatan pesta demokrasi memang menggairahkan. Berapa besarannya, tunggu bisikan selanjutnya.

Mega berbisik pada Ganjar, Ganjar berbisik pada Prabowo, Prabowo berbisik pada mas Joko, mas Joko berbisik pada Mega.

"Bang Surya (sementara) bukan teman berbisik yang baik?" Habis gak diundang mas Joko pada acara "berbisik" di istana.

Tanpa berbisik, demokrasi gak asik.

Solo, 10 Mei 2023
Catatan Agung Marsudi
Penulis
: Administrator
Editor
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html