Badan Pengusaha Pemuda Pancasila Siap Jembatani Naker Lokal

Administrator Administrator
Badan Pengusaha Pemuda Pancasila Siap Jembatani Naker Lokal
Andi Setiawan ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila saat berbicang dengan sejumlah organisasi buruh maupun ketenagakerjaan lokal.

Ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila Andi Setiawan memberikan jaminan kepada semua pencari kerja lokal menjebatani dengan seluruh stake holder baik isntansi pemerintah, vertikal maupun sejumlah perusahaan yang ada dikota Dumai.

HASIL pertemuan bersama sejumlah organisasi buruh maupun organisasi ketenagakerjaan lokal beberapa waktu lalu. Menurutnya Andi Setiawan, pihaknya sangat merasaka apa yang dirasakan kawan kawan serikat buruh dalam mendampingi para pencari kerja.

Bukan hanya sebatas menerima keluhanan dari para pekerja organisasi buruh maupun organisasi ketenagakerjaan juga banyak mendapatkan masukan atas sulitnya mencari pekerjaan bagi tenaga kerja lokal.

"Atas dasar itulah Badan Pengusaha Pemuda Pansila melakukan silahturahmi bersama sejumlah organisasi buruh maupun ketenagakerjaan dikota Dumai ini siap menjadi jembatan dengan para pihak terutama perusahaan besar yang beroperasi dikota Dumai," ungkap Andi Setiawan.

Menurutnya, kehadiran sejumlah perusahaan baik berskala kecil menegah maupun besar belum memberikan dampak yang signifikan atas peluang kerja bagi tenaga kerja lokal. Karena masih banyak anak anak tempatan yang sulit mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang ada.

"Kita bertekad menjadi ujung tombak bagi para pencari kerja lokal untuk mendapatkan haknya sebagai warga tempatan. Dan Kita juga akan menjadi jembatan atas persoalan ketenaga kerjaan yang terjadi selama ini," papar Andi Setiawan.

Ditambahkan Andi lagi, sebagai jati diri anak Dumai dirinya mengaku sangat prihatin atas apa yang menimpa tenaga kerja maupun para pencari kerja lokal karena sulitnya mendapat pekerjaan.

Sementara setiap tahunnya beberapa perusahaan berskala nasional berdiri dan beroperasi di kota Dumai. Sangat tidak masuk akal puluhan perusahaan swasta nasional beroperasi di kota ini.

"Miris sekali masih banyak tenaga kerja lokal yang belum tidak bisa bekerja diperusahàn tersebut, ini sama dengam pepatah tikus mati dilumbung padi," tegas Andi Setiawan.**

Penulis
: Megi Alfajrin

Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers kupasberita.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online www.kupasberita.com Hubungi kami: redaksi@kupasberita.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html