Walikota Dumai Gesa Pembangunan 15 Pintu Air dan Rumah Pompa

Administrator Administrator
Walikota Dumai Gesa Pembangunan 15 Pintu Air dan Rumah Pompa
Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS meninjau pembangunan pintu air dan rumah pompa.
Pemerintah Kota Dumai terus menggesa pembangunan pintu air dan rumah pompa untuk pengendalian banjir. Ditargetkan, pembangunan 15 pintu air dan rumah pompa itu bisa diselesaikan pada akhir tahun 2022 ini.

WALIKOTA Dumai, H Paisal, SKM, MARS beserta rombongan dari Dinas PUPR meninjau langsung progres pembangunan 4 pintu air dan rumah pompa dari 15 unit yang sedang dibangun di sepanjang alur Subgai Dumai, Rabu (02/11/22).

" Saat ini pembangunan terus berlangsung, dan kami targetkan diakhir tahun 2022 ini tuntas semua. Tahun 2023 mendatang, kita akan mengoptimalkan pembangunan tanggul-tanggul yang ada di sepanjang Sungai Dumai," ucap H Paisal.

Menurut H Paisal, dengan selesainya pembangunan pintu air dan rumah pompa, kedepannya bisa mengatasi permasalahan banjir di Kota Dumai dengan kisaran 70 sampai 80 persen dari kondisi banjir yang terjadi saat ini. Namun dengan catatan masyarakat juga dituntut berperan aktif dengan tidak membuang sampah sembarangan yang bisa membuat tumpukan dan menghalangi aliran air.

" Saat kami melakukan pemantauan pintu air tadi, kedapatan salah seorang masyarakat membuang sampah sembarangan. Sementara tong tempat pembuangan sampah sementara tidak jauh dari tempatnya berdiri," sesal Paisal.

Sementara Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Dumai, Reza Pahlefi, ST mengaku optimis pengerjaan pintu air dan rumah pompa bisa selesai pada akhir tahun ini.

" Selain pembangunan pintu air dan rumah pompa, tahun ini kami juga melakukan peninggian bibir Sungai Dumai dengan ukuran mencapai 1 meter hingga 1,5 meter," kata Reza.

Tahap awal, peninggian bibir Sungai Dumai tersebut akan dilakukan disepanjang 5,5 KM bibir sungai mulai dari jembatan Budi Kemuliaan hingga Pulau Payung dengan sistem geo bag.

" Saat ini progres terus berjalan dan yang menjadi kendala pembangunan adalah air pasang dan tingginya curah hujan. Namun kita optimis pembangunan akan terselesaikan akhir tahun ini," pungkas Reza Pahlefi, ST.**
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html