Kasatpol PP Dumai Kerahkan Anggota, Aktifitas Dumai Fashion Week Menghilang

Administrator Administrator
Kasatpol PP Dumai Kerahkan Anggota, Aktifitas Dumai Fashion Week Menghilang
Personil Satpol PP Dumai mengawasi lokasi yang sebelumnya digunakan untuk kegiatan Dumai Fashion Week ala CBSD Jakarta.

Puluhan personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai dikerahkan untuk mengantisipasi kegiatan fashion show ala kawasan CBSD Jakarta yang mulai merambah Kota Dumai. Diduga akibat kehadiran Satpol PP kelompok anak muda tersebut menghilang.


KEPALA Satuan Polisi Pamong Praja Kota Dumai, Yudha Pratama terlihat langsung memimpin anggotanya untuk menertibkan kegiatan sekelompok anak muda yang malam sebelumnya sempat memanfaatkan penyeberangan jalan (zebra cross) depan Taman Bukit Gelanggang untuk arena fashion show.

" Menindaklanjuti perintah walikota, malam ini kita turun untuk melakukan penertiban. Tapi kita pantau dari tadi, mereka tidak terlihat," tegas Kasatpol PP, Yudha Pratama, Sabtu (06/08/22) tadi malam.

Menurut Yudha, penggunaan zebra cross tidak dibenarkan selain untuk penyeberangan orang. Selain itu pengaruh negatif yang diadopsi oleh kalangan anak muda tersebut mesti diantisipasi sejak dini.

" Kita tidak menghalangi kreatifitas anak muda atau kalangan milineal, tapi tentu harus disesuaikan tempatnya. Termasuk cara berpakaian dan lainnya," papar Yudha Pratama.

Sebelumnya diberitakan, pemandangan tak biasa tampak di depan kawasan Taman Bukit Gelanggang atau Mall Ramayana Kota Dumai. Sejumlah anak muda berpakaian ala model terlihat berjalan dan memanfaatkan penyeberangan jalan layaknya cat walk fashion show.

Dari video tik-tok yang beredar, tampak anak muda berjenis kelamin laki-laki dan perempuan berkumpul di trotoar jalan. Mereka menggunakan pakaian seksi yang menunjukkan bagian tubuhnya. Selanjutnya secara bergantian melintasi penyeberangan jalan dan bergaya ala model profesional.

Virus demam Citayam Fashion Week di Kota Dumai itu tak urung mendapat tanggapan miring dari masyarakat. Sebagian besar menyorot pakaian yang digunakan tidak sesuai dengan budaya melayu. Selain itu, penggunaan lintasan penyeberangan jalan juga rawan terjadinya kecelakaan.

" Ini tidak boleh didiamkan, aparat terkait harus segera melakukan penertiban. Apalagi melihat pakaian yang mereka gunakan, selaku orang tua malu kita. Jakarta saja sudah ditertibkan," ujar Hasanah, Ibu Rumah Tangga yang tinggal di Bumi Ayu.

Komentar serupa diungkapkan Mustafa yang mengkhawatirkan terjerumusnya anak-anak muda pada hal-hal negatif. Untuk itu, pemerintah diminta bersikap tegas dan segera melakukan penertiban.

" Itu tidak sesuai dengan budaya Melayu. Silahkan saja berkreatifitas, tapi tetap dengan mengedepankan budaya, norma dan agama," ujar Mustafa.

Walikota Dumai melalui Kasatpol PP Kota Dumai, Yudha Pratama saat dihubungi mengaku akan segera melakukan penertiban.

" Kita akan pantau, jika kedapatan akan langsung kita tertibkan," tegas Yudha Pratama saat dihubungi siang tadi.**

Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html