Subuh Berdarah, Istri Meregang Nyawa Ditebas Suaminya

Administrator Administrator
Subuh Berdarah, Istri Meregang Nyawa Ditebas Suaminya
Korban tewas berlumuran darah usai ditebas berulangkali dengan parang oleh suaminya.
Entah apa yang ada dalam pikiran D (42). Dirinya tega menghabisi sang istri MYS (27) dengan 10 kali bacokan parang. Tragisnya lagi, pembunuhan itu dilakukan didepan anak-anak mereka. Peristiwa subuh berdarah itu terjadi, Sabtu (03/09/22) akhir pekan kemarin.

KAPOLRES Sijunjung, AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi mengaku pihaknya sedang mengambil keterangan dan memeriksa pelaku.

" Pelaku sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan," ujar AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi, Senin (05/09/22).

Menurut Kapolres Sijunjung, dugaan sementara motif yang melatarbelakangi kasus suami membunuh istri itu karena terkait faktor ekonomi.

Sebelumnya diberitakan jurnalsumbar.com, warga Jorong Simaru, Nagari Tamparungo, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat geger dan heboh atas peristiwa pembunuhan sadis dan biadab yang dilakukan seorang suami.

Camat Sumpur Kudus, Arwilson mengungkapkan kejadian tersebut diketahui pada subuh hari, sekitar pukul 05.00 WIB.

“ Iya benar, seorang warga dibunuh suaminya, saya sendiri tadi pagi sudah mendatangi rumah korban,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (3/9/2022).

Usai melakukan pembunuhan, dipaparkan Arwilson pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Sumpur Kudus.

“ Sementara jasad korban dibawa oleh pihak kepolisian menuju Padang untuk dilakukan autopsi,” ujar Arwilson.

Pertengkaran antara suami istri itu terjadi usai mereka melakukan hubungan intim. Saat itu pelaku menanya istrinya kenapa sering keluar rumah tanpa seizinnya. Pelaku juga mencurigai istrinya selingkuh dengan laki-laki lain.

Korban menjawab dia keluar untuk mencari uang dan membantah ada hubungan dengan laki-laki lain. Korban yang saat itu mungkin terpancing emosi dituduh selingkuh sempat melontarkan permintaan cerai.

Mendengar pernyataan istrinya itu, pelaku cuma diam dan tidak menanggapinya. Pelaku kemudian tidur-tiduran di atas kasur. Sekitar pukul 01.00 WIB, pelaku pergi ke masjid di seberang rumahnya untuk mandi. Setelah itu kembali ke rumah dan tidur disamping istrinya.

Hanya saja kalimat minta cerai itu terus terngiang-ngiang di telinganya. Tidak berapa lama pelaku keluar dari kamar mengambil parang. Istrinya yang sedang tidur kaget dan terbangun saat parang itu mengenai lehernya. Parang itu ditangkap dengan tangannya sambil menendang suaminya. Bagian leher dan tangannya terluka kena sabetan parang tersebut.

Usai menendang suaminya, korban lari ke dapur menyelamatkan diri. Namun pelaku mengejar dan kembali mengayunkan parang ke arah pundak istrinya. Keributan itu membangunkan kedua anak mereka yang sedang tidur.

Didepan kedua anaknya, pelaku kembali mengayunkan parang ke tubuh istrinya yang saat itu dalam posisi tersudut dekat pintu. Korban akhirnya tersungkur. Namun pelaku tidak berhenti, dan terus menghujani tubuh istrinya dengan 10 kali tebasan parang.

Darah segar mengalir. Korban akhirnya tewas di tempat. Sementara kedua anaknya yang menyaksikan peristiwa maut itu terlihat trauma sambil meminta ayahnya berhenti membacok ibu mereka.

Pelaku kemudian masuk kamar mandi sambil membersihkan tubuhnya yang terkena bercakan darah. Setelah itu pelaku keluar rumah menuju Mapolsek Sunpur Kudus untuk menyerahkan diri.**



Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html