Korban Penembakan di Dumai Bukan Karyawan PT Wilmar Group

Administrator Administrator
Korban Penembakan di Dumai Bukan Karyawan PT Wilmar Group
Marwan, Humas PT Wilmar Group

Romadhon Nasution (20) yang tewas ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) ternyata bukan karyawan PT Wilmar Group. Korban merupakan anggota Serikat Pekerja Kota Dumai yang bekerja di gudang Budi Indah.

HUMAS PT Wilmar Group, Marwan kepada kupasberita.com melalui sambungan telpon seluler menyebutkan korban tewas akibat ditembak OTK itu tidak tercatat sebagai karyawan perusahaan PT Wilmar Group. Menurut informasi yang diterimanya, korban merupakan anggota serikat pekerja yang bekerja di areal gudang Budi Indah.

" Bukan (korban) karyawan Wilmar. Tapi anggota serikat pekerja yang bekerja di areal gudang Budi Indah. Kebetulan di gudang itu banyak pupuk kita," ungkap Marwan, Rabu (23/03/22) sore tadi.

Sebelumnya diberitakan, Karyawan PT Wilmar Group, Romadhon Nasution (20) tewas meregang nyawa di Puskesmas Bagan Besar setelah ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) saat pulang kerja. Kasus tersebut kini tengah ditangani pihak kepolisian. Termasuk memburu pelaku penembakan, Selasa (22/3) siang kemarin.

Kasus penembakan itu menyita perhatian masyarakat. Menurut informasi, korban saat itu dalam perjalanan pulang ke rumah dari tempat kerjanya di bagian gudang PT Wilmar. Dalam perjalanan, tiba-tiba kendaraannya dicegat salah seorang pria yang menggunakan mobil berwarna putih.

Entah apa pemicunya, mereka berdua terlibat cekcok adu mulut. Tiba-tiba pengendara mobil lari menuju mobilnya yang parkir tidak berapa jauh dari lokasi keributan. Pelaku yang belum diketahui identitasnya itu ternyata mengambil senjata api.

Dengan senjata di tangan, pelaku melepaskan sebanyak 5 kali tembakan ke arah korban. Namun keseluruhan tembakan itu tidak berhasil mengenai sasaran. Korban berupaya menyelamatkan diri dan lari dari lokasi tersebut.

Korban kabur ke arah Jalan Cempaka. Selanjutnya Romadhon menghubungi pihak keluarganya. Tak lama, kakak dan adik korban datang menjemputnya. Pihak keluarga kemudian meminta korban untuk beristirahat dalam rumah.

Sementara abang dan adik korban kemudian pergi ke lokasi awal tempat keributan. Namun sampai di lokasi tidak ditemukan siapapun. Ketika kembali ke rumah, mereka melihat Romadon sedang duduk di teras. Namun tiba tiba terdengar suara tembakan.

" Terdengar satu kali suara letusan, korban mengeluh dan mengatakan dada kirinya kena tembak sambil berlari masuk ke rumah. Korban terjatuh di kamar mandi dan dilarikan ke Puskesmas Bagan Besar," terang Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Rabu (22/03/22).

Korban sempat mendapat perawatan dari tim medis, namun nyawa pekerja PT Wilmar itu tidak terselamatkan.

"Namun nyawanya tidak tertolong. Petugas masih melakukan serangkaian penyelidikan terkait kasus tersebut," ujar Sunarto.**

Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html