Kapolda Riau Berikan Peringatan Keras

Administrator Administrator
Kapolda Riau Berikan Peringatan Keras
Kapolda Riau, Irjen Pol Muhammad Iqbal
Kondisi malam di Kota Pekanbaru yang "horor" belakangan ini pasca sejumlah kasus kekerasan dan penganiayaan yang terjadi di jalan mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian. Para pelaku akan diberikan tindakan tegas dan terukur jika tetap mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

KAPOLDA Riau, Irjen Pol Muhammad Iqbal secara tegas mengatakan bakal menindak tegas kelompok-kelompok pengendara sepeda motor yang menggunakan senjata tajam dan melakukan kekerasan serta penganiayaan terhadap pengguna jalan lainnya.

" Saya ingatkan, kami akan melakukan tindakan tegas serta terukur terhadap kelompok-kelompok pengendara motor yang belakangan ini meresahkan masyarakat. Kita tidak main-main," tegas Irjen Pol Muhammad Iqbal, Jumat (16/09/22).

Dikatakan Kapolda Riau, pihaknya juga sudah menginstruksikan jajaran kepolisian di Polda Riau hingga tingkat Polres dan Polsek agar melakukan pemantauan dan pengamanan secara terus menerus.

" Saya minta lakukan pemantauan mulai pagi, siang, sore hingga dinihari. Petugas berpakaian dinas maupun reserse juga kita sebar di lapangan. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mengganggu kenyamanan masyarakat," papar Irjen Pol Muhammad Iqbal.

Sebelumnya diberitakan media, kondisi Pekanbaru sedikit mencekam pasca beredarnya sejumlah video yang memperlihatkan pemuda bersimbah darah dan terkapar di jalan.

Menindaklanjuti ini,Polresta Pekanbarumengerahkan ratusan personel melakukan patroli. Kepala Polresta Komisaris Besar Pria Budi turun langsung memimpin pasukan.

Bergerak pada Selasa tengah malam, sekitar pukul 23.00 WIB, patroli multi sasaran ini menyisir sejumlah jalanan di Pekanbaru. Lokasi itu diduga menjadi tempatnya berkumpulnya anak muda yang bisa saja melakukan tindak pidana.

Pria Budi dikutip dari liputan6.com mengakui beberapa hari yang lalu terjadi penganiayaandi jalan. Tindak pidana ini dilakukan sekelompok orang menggunakan senjata tajam.

"Terjadi di Jalan Arifin Achmad, pelakunya menggunakan samurai dan korban berlumuran darah," kata Pria.

Dalam patroli itu, Pria mengerahkan seluruh satuan dan fungsi hingga personel Polsek di Pekanbaru. Personel diperintahkan menyasar tempat rawan dan menindak sesuai dengan ketentuan berlaku.

"Sasarannya adalah yang membawa senjata tajam, miras dan narkoba," kata Pria.

Selain pembawa benda-benda tersebut, Pria juga memerintahkan jajaran merazia dan menilang pengendara yang tidak memiliki surat-surat yang lengkap.

" Lakukan dengan sebaik-baiknya dengan humanis dan dengan penuh rasa tanggung jawab," jelas Pria.

Pria menyatakan, di Pekanbaru sudah tidak ada lagi geng motor. Yang ada adalah gerombolan pemuda memakai sepeda motor dan melakukan balapan liar.

" Kalau geng motor seperti dulu sudah tidak ada lagi," ucap Pria.**
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html