Walikota H Paisal Turun Tangan Redam Konflik, Forkopimda Kompak Jaga Iklim Investasi

Administrator Administrator
Walikota H Paisal Turun Tangan Redam Konflik, Forkopimda Kompak Jaga Iklim Investasi
WALIKOTA Dumai, H Paisal tampil sebagai penengah yang tegas dan berwibawa di tengah dinamika TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) yang rawan gesekan.
Pemerintah Kota Dumai melalui Kesbangpol bergerak super cepat memfasilitasi Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kantor Dinas Perhubungan. Rapat super penting ini dipimpin langsung oleh Walikota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS dan dihadiri Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan, Ketua Pengadilan Negeri Dumai Maulia Martwenty Ine, Kaban Kesbangpol H. Khairil Adli, Ketua DPH LAM Dumai Datuk Seri H Zamhur Egab, Pimpinan perusahaan, BUMD, aliansi masyarakat, serikat pekerja, dan koperasi lokal, Rabu (09/09/26).

WALIKOTA Dumai, H Paisal tampil sebagai penengah yang tegas dan berwibawa di tengah dinamika TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) yang rawan gesekan. Dirinya tidak memihak, tapi fokus pada kondusifitas Dumai.

" Kota Dumai harus kita jaga bersama. Keamanan dan kerukunan adalah modal utama kita. Jangan ada aksi kekerasan yang berujung pada konsekuensi pidana dan merugikan semua pihak. Kalau Dumai kondusif, investasi akan bertumbuh, dan manfaatnya kembali ke masyarakat," tegas Wali Kota Dumai.

Pernyataan ini adalah jaminan langsung kepada investor dan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Paisal, Dumai tidak akan dikelola dengan cara premanisme. Semua harus dengan musyawarah mufakat dan aturan hukum yang jelas.

Wako Paisal juga jeli melihat akar masalah terkait soal tata kelola parkir dan tumpang tindih regulasi UUPJ serta aturan KSOP dan SKB. Ia tidak menyalahkan pekerja di bawah, tapi langsung menyasar perbaikan regulasi di atas.

Pemko Dumai berkomitmen segera memanggil KSOP untuk menyelaraskan regulasi agar tidak ada lagi multitafsir di lapangan yang merugikan pekerja lokal.

Sementara Kapolres Dumai, AKBP Fatikh Dedy Setyawan menegaskan pihaknya mendukung penuh langkah mediasi yang diinisiasi Pemko Dumai, dan tidak ragu mengambil tindakan tegas jika terjadi pelanggaran hukum atau tindakan anarkis yang mengganggu kondusifitas daerah.

Sedangkan Ketua PN Dumai Maulia Martwenty Ine menggarisbawahi pentingnya pendekatan preventif agar masalah TKBM tidak sampai ke ranah pidana.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPH LAM Dumai Datuk Seri H. Zamhur Egab memberikan pesan adat yang menyejukkan, yakni "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung." LAM meminta perusahaan aktif merangkul anak kemenakan dan masyarakat tempatan secara adil dan transparan.

Dari rapat yang dilaksanakan tersebut, lahir 4 langkah konkret yang menenangkan semua pihak. Pertama, aturan SKB dan Tersus/Terum akan diselaraskan agar tidak ada lagi rebutan tafsir. Berikutnya, pengelolaan parkir tetap status quo sampai aturan resmi baru terbit dan BUMD diminta kawal administrasi.

Selanjutnya, perusahaan wajib prioritaskan masyarakat tempatan melalui koperasi yang sah dan taat pajak. Terakhir, semua aliansi diminta menahan diri dan percayakan penyelesaian kepada Pemko dan Forkopimda.

Inilah wajah Dumai Kota Idaman yang sesungguhnya. Aaman, rukun, ramah investasi, dan berpihak pada masyarakat tempatan. Muaranya adalah Dumai kondusif, investasi masuk dan warga Sejahtera. (infotorial)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html