Walikota H Paisal Siap Bawa Dumai Menjadi Kota Hijau Berstandar Dunia

Administrator Administrator
Walikota H Paisal Siap Bawa Dumai Menjadi Kota Hijau Berstandar Dunia
Walikota Dumai, H Paisal mengikuti kegiatan Peluncuran Website GREEN for Riau dan Sistem FGRM (Feedback & Grievance Redress Mechanism), Senin (07/09/26) di Balairung Hotel Pangeran Pekanbaru.
Level Pemerintah Kota Dumai kini bukan lagi level lokal. Di bawah kepemimpinan H Paisal, SKM, MARS Dumai resmi melangkah ke panggung dunia melalui kegiatan Peluncuran Website GREEN for Riau dan Sistem FGRM (Feedback & Grievance Redress Mechanism), Senin (07/09/26) di Balairung Hotel Pangeran Pekanbaru.

PROVINSI Riau baru saja mencetak sejarah sebagai provinsi pertama di Indonesia yang berhasil menerapkan standar internasional paling ketat untuk karbon hutan The Architecture for REDD+ Transactions (ART) TREES. Ini adalah standar dunia untuk kredit karbon hutan berintegritas tinggi.

Platform Website GREEN for Riau dan Sistem FGRM yang diluncurkan menjadi jembatan transparansi. Masyarakat bisa ikut mengawasi, memberi masukan, dan terlibat langsung dalam tata kelola lingkungan. Transparan, inklusif, dan modern.

Selain Sekdaprov Riau, H Syahrial Abdi, kegiatan yang digelar juga tampak dihadiri Gita Sabharwal dari United Nations Resident Coordinator, FAO Representative Rajendra Aryal, Minister-Counsellor dari Pemerintah Inggris, Peter Rajadiston serta Staf Ahli Kementerian Kehutanan dan Staf Khusus Kantor Wakil Presiden.

Dan di tengah tokoh-tokoh itu, Walikota Dumai, H Paisal hadir sebagai representasi pemimpin daerah yang paling siap menyambut era ekonomi hijau. Didampingi Staf Ahli Hermanto dan jajaran OPD, kehadiran Paisal menegaskan Dumai tidak mau hanya jadi kota industri, tapi harus kota industri yang hijau dan berkelanjutan.

" Kami di Kota Dumai sangat mendukung penuh terobosan Provinsi Riau ini. Kehadiran Website GREEN for Riau dan Sistem FGRM menjadi langkah nyata dalam menghadirkan tata kelola lingkungan yang transparan dan inklusif. Dumai siap berkolaborasi dan memperkuat sinergi daerah demi mendukung pengembangan ekonomi hijau serta kelestarian lingkungan yang berkelanjutan," ujar H Paisal dengan penuh optimisme.

H Paisal mengaku sangat menyambut baik sistem FGRM yang membuka ruang partisipasi publik. Ini adalah wajah pemerintahan yang terbuka, tidak anti-kritik, dan mengedepankan keterbukaan informasi.

Dengan mendukung skema kredit karbon berstandar ART-TREES, Dumai sedang menyiapkan sumber PAD baru yang halal, hijau, dan berkelanjutan untuk kesejahteraan rakyat, tanpa harus merusak hutan.

Dumai yang dikenal dengan kilang dan CPO, kini di bawah Paisal bertransformasi. Pembangunan tetap jalan, tapi kelestarian lingkungan dijaga. Ini keseimbangan yang dirindukan warga.

Langkah Walikota Dumai menghadiri High-Level Meeting bertajuk "From Readiness to Market" ini menunjukkan bahwa H Paisal tidak hanya berpikir untuk 1-2 tahun ke depan, tapi untuk 20-30 tahun mendatang.

Inilah pemimpin yang dibutuhkan Dumai. Mampu menjaga asap tetap terkendali di tingkat tapak, sekaligus mampu duduk sejajar dengan PBB, FAO dan Pemerintah Inggris untuk membahas masa depan iklim dunia. Dumai tidak hanya jadi Kota Industri, tapi akan menjadi Kota Industri Hijau yang dibanggakan Indonesia di mata dunia.(infotorial)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html