Pemko Dumai Siap Jadi Model Kemandirian Daerah

Administrator Administrator
Pemko Dumai Siap Jadi Model Kemandirian Daerah
TIM BRIN dipimpin langsung oleh Peneliti Utama Politik BRIN yang sangat senior, Prof. R. Siti Zuhro yang datang ke Dumai bersama tim Pusat Riset Politik (PRP) BRIN dan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI), Rabu (16/09/26).
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kota Dumai. Jika biasanya daerah yang mendatangi pusat, kali ini justru pusat yang datang ke Dumai. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), lembaga riset tertinggi negara memilih Kota Dumai sebagai 1 dari hanya 11 daerah perbatasan di Indonesia yang dijadikan model penelitian Desentralisasi dan Otonomi Daerah. Ini sekaligus menjadi pengakuan negara bahwa Dumai adalah kawasan super strategis yang masa depannya menentukan masa depan Indonesia.

TIM BRIN dipimpin langsung oleh Peneliti Utama Politik BRIN yang sangat senior, Prof. R. Siti Zuhro yang datang ke Dumai bersama tim Pusat Riset Politik (PRP) BRIN dan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI), Rabu (16/09/26).

Sedangkan dari Pemko Dumai tampak menyambut Sekda Dumai Fahmi Rizal, Staf Ahli Pemko Dumai, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Perhubungan dan perwakilan stakeholder lainnya.

Dalam paparannya yang tajam, Prof Siti Zuhro menjelaskan misi besarnya.

" Daerah-daerah perbatasan diharapkan tidak menggantungkan diri ke pemerintah pusat, daerah perbatasan dapat lebih mandiri dengan karakteristiknya masing-masing. Kami dari Tim juga akan bertanya kepada masing-masing OPD terkait untuk penelitian kami. Pembangunan di wilayah perbatasan ini harus sinkron dengan regulasi yang ada. Hasil penelitian kami dari 2022 sampai 2024 akan kami serahkan nanti ke Pak Sekda," ucapnya.

Pesan ini adalah pujian sekaligus tantangan untuk Dumai. Dumai dinilai punya karakteristik kuat untuk mandiri melalui pelabuhan internasional, industri CPO raksasa, UMKM hidup, dan nelayan tangguh. BRIN datang untuk memastikan potensi itu menjadi model nasional.

Sekda Fahmi Rizal pada kesempatan itu menyambut dengan penuh harap agar hasil penelitian BRIN berdampak positif bagi Provinsi Riau, khususnya di Kota Dumai dan menghasilkan penelitian untuk kemajuan bagi Kota Dumai.

Sedangkan Kadishub Dumai, Said Effendi memaparkan data dan rencana super besar dari Pemko Dumai, yakni untuk pengembangan Pelabuhan Domestik dan Internasional.

Saat ini Dishub sudah menyiapkan feasibility study lengkap untuk pengembangan pelabuhan guna mendukung ekspor barang dan arus penumpang. Selain itu, Data arus ekspor CPO serta studi kelayakan tangki timbun dan penyaluran CPO juga sudah dikoordinasikan dengan tata ruang.

Rencana ini sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, yakni mendorong kawasan industri milik Pemko Dumai sendiri. Artinya, Pemko tidak hanya jadi penonton industri swasta, tapi siap jadi pemain utama.

Terpilihnya Dumai sebagai 1 dari 11 model nasional oleh BRIN adalah "stempel emas" untuk Pemerintahan H Paisal-Sugiyarto. Dimana Negara mengakui Dumai bukan kota pinggiran, tapi beranda terdepan Indonesia yang menghadap Selat Malaka.

Sesuai arahan Prof Siti Zuhro, Dumai sedang disiapkan untuk tidak tergantung pusat. Dengan PAD dari industri dan pelabuhan sendiri, Dumai bisa lebih sejahtera. Ini adalah bukti bahwa di tangan dingin H Paisal, Dumai tidak lagi dipandang sebelah mata. Dumai sedang disiapkan menjadi Role Model Kemandirian Daerah Perbatasan untuk seluruh Indonesia.(infotorial)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html