Momentum World Cleanup Day, DLH Dumai Ajak Warga Bangun Budaya Gotong Royong

Administrator Administrator
Momentum World Cleanup Day, DLH Dumai Ajak Warga Bangun Budaya Gotong Royong
KEPALA Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai, Yuda Pratama Putra, S.STP., M.IP mengikuti kegiatan gotong royong di lingkungan pemukiman masyarakat.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui momentum World Cleanup Day (WCD). Gerakan ini bertujuan membangun budaya hidup bersih, sehat, dan nyaman melalui aksi nyata serta semangat gotong royong yang dilakukan secara berkelanjutan.

KEPALA Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai, Yuda Pratama Putra, S.STP., M.IP menyampaikan World Cleanup Day harus menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa lingkungan yang bersih berawal dari kebiasaan sederhana setiap individu. Menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.

“ World Cleanup Day menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Mari bersama-sama menjaga kebersihan mulai dari lingkungan tempat tinggal, tempat kerja, fasilitas umum hingga kawasan lainnya,” ujar Yuda.

Yuda menegaskan, peringatan World Cleanup Day tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial atau sebatas aksi bersih-bersih tahunan. Momentum tersebut diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengurangi kebiasaan yang berpotensi mencemari lingkungan.

Yuda pada kesempatan itu mengajak masyarakat membiasakan langkah sederhana, mulai dari membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah sesuai jenisnya, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Menurut Yuda, keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat penting agar gerakan menjaga kebersihan tidak hanya berlangsung di satu kawasan, tetapi menjadi kebiasaan bersama di seluruh Kota Dumai. Pihaknya juga mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan harus dijaga secara konsisten, bukan hanya ketika ada kegiatan atau peringatan tertentu.

“ Jangan menunggu lingkungan kotor baru dibersihkan. Mari kita cegah sejak awal dengan membuang dan mengelola sampah secara benar. Kebersihan harus dimulai dari rumah, kemudian lingkungan tempat tinggal dan terus meluas menjadi gerakan bersama di seluruh Kota Dumai,” imbaunya.

Yuda menambahkan, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Diperlukan perubahan perilaku masyarakat, dukungan dunia usaha, serta keterlibatan komunitas agar pengelolaan sampah berjalan lebih efektif. Kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Ajakan tersebut diperkuat melalui Surat Walikota Dumai Nomor 500.9.14.1/128/DLH-SEKR sebagai landasan mendorong partisipasi berbagai pihak dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kota Dumai.

" Kebijakan dan fasilitas persampahan harus diiringi kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan serta menerapkan kebiasaan pengelolaan sampah yang benar," papar Yuda.

Melalui momentum World Cleanup Day, DLH Kota Dumai berharap masyarakat semakin memahami bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar mengumpulkan sampah, tetapi juga membangun tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.

Dengan memperkuat semangat gotong royong dan membiasakan pengelolaan sampah secara benar, Dumai diharapkan semakin bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat, baik saat ini maupun di masa mendatang.(infotorial)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html