Penyanyi Legend Pekanbaru, Penyair hingga Tari dan Seni Pencak Menghentak PSRR 2022

Administrator Administrator
Penyanyi Legend Pekanbaru, Penyair hingga Tari dan Seni Pencak Menghentak PSRR 2022
Tari Zapin Mak Ezah

Sejumlah penyanyi di Pekanbaru yang pernah menghentak dunia musik di era 90-an kembali hadir dalam pagelaran Pesta Seni Rakyat Riau 2022 yang dilaksanakan di kawasan Car Free Day, Jalan Cut Nya Dien Pekanbaru, Minggu (28/8/2022).

BEBERAPA tembang hits yang pernah hits di tahun 90-an, seperti Jarum Neraka, Uang, yang dibawakan Niky Astria hingga Mawar Merah-nya Slank kembali dilantunkan.

Pada Pentas Seni Rakyat Riau 2022 ini juga disemarakkan dengan pembacaan puisi oleh sejumlah penyair, diantaranya A Aris Abeba, Panggung Toktan, drh Chaidir, Datuk Sri Taufik Ikram Djamil hingga Zulpen Zuhri dengan puisi gerbang pontong.

Pada acara ini juga juga menampilkan tari-tarian dari daerah, seperti Tari Rentak Bulian dari Kabupaten Indragiri Hulu, tari Zapin Cek Ezah dari Pekanbaru hingga pagelaran seni Pencak Silat Harimau Tuanku Nan Renceh kampung Silat Alam Mayang dan silat Sarung dari Bugis, Sulawesi Selatan.

Ketua panitia pelaksana pentas seni rakyat Riau 2022 H Dheni Kurnia dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terimakasih atas dukungan semua pihak dalam pelaksanaan pentas seni rakyat Riau 2022 kerja sama Kantor Penasehat Ahli Gubernur Riau Bidang Informasi dan Komunikasi dengan Lembaga Pengembangan dan Pengkajian Budaya Melayu Riau (LP2MR).

"Terimakasih atas dukungan bapak Gubernur Riau, hari ini pak Gubernur Riau berhalangan hadir karena ada tugas, bapak Gubernur Riau diwakilkan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zen," kata Dheni Kurnia yang juga Penasehat Ahli Gubernur Riau Bidang Informasi dan Komunikasi.

Pentas Seni Rakyat Riau Tahun 2022, selain dimaksudkan untuk hiburan HUT RI ke 65 juga bentuk rasa syukur atas anugerah kemerdekaan yang diberikan oleh Allah SWT kepada Bangsa Indonesia. Kegiatan hiburan rakyat dilaksanakan sebagai upaya untuk melestarikan seni dan musik tradisi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Provinsi Riau.

"Pentas seni rakyat Riau, juga sebagai sarana pengembangan bakat, serta membudayakan kesenian semua suku yang ada di Riau," tutur Dheni Kurnia.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zen dalam sambutannya mengucapkan selamat atas suksesnya penyelenggaraan Pentas seni rakyat Riau 2022.

Diinformasikan juga kalau pantun dari Riau sudah masuk dalam warisan budaya takbenda (WBTb) dari UNESCO dan dan masuk dalam daftar intangible cultural heritage UNESCO pada sidang ke-15 secara daring tanggal 14-18 Desember 2020 silam.

"Pantun budaya masyarakat Melayu di Riau sekarang sudah diakui dunia," kata Yoserizal seraya mengatakan usulan pantun sebagai warisan budaya takbenda selain dirinya juga diusulkan dua rekanya yaitu mantan Ketua LAM Riau Al Azhar (almarhum) dan tokoh masyarakat OK Nizami Djamil.

Kemudian, warisan dunia tak benda juga diusulkan yaitu Silat Pangian dari Kuansing serta Silek Tigo Bulan dari Rokan Hulu.

"Acara ini menjadi motivasi untuk membudayakan kesenian dan kebudayaan yang ada di Provinsi Riau," ujarnya.(*)

Penulis
: ridha
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html