Gelper Buka Lagi di Dumai, Koin Menang Tidak Boleh Ditukar Uang

Administrator Administrator
Gelper Buka Lagi di Dumai, Koin Menang Tidak Boleh Ditukar Uang
Arena Gelper di Jalan Hasanuddin/Ombak Kota Dumai kembali buka setelah tutup sejak 4 bulan lalu pasca instruksi keras Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo yang akan menyikat seluruh bentuk perjudian.
Arena Gelanggang Permainan (Gelper) di Kota Dumai yang tutup sejak 4 bulan lalu, pasca instruksi keras Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang akan menyikat seluruh praktek perjudian, sejak dua hari ini buka kembali. Bukanya arena Gelper itu menerapkan pola baru, yakni mengganti koin menang dengan hadiah rokok dan tidak boleh ditukar dengan uang.

GELANGGANG Permainan (Gelper) yang sempat tidak beroperasi sejak beberapa bulan lalu kini kembali buka seperti biasa. Sejak dua hari ini, aktifitas di lokasi arena Gelper tampak hidup kembali. Pintu yang sebelumnya tutup, kini sudah dibuka. Jejeran kendaraan juga terlihat di parkiran.

Kembali bukanya Gelper yang sebelumnya identik dengan aktifitas judi itu juga menggunakan pola baru. Pihak pengelola tidak lagi membolehkan penukaran koin menang dengan uang. Sebagai gantinya, disediakan hadiah dalam bentuk rokok.

" Tidak ada lagi hadiah dalam bentuk uang. Bagi yang menang, koin mereka kita ganti dengan rokok. Hal ini seperti permainan yang ada di mall-mall. Dimana kertas yang dikumpulkan pemain bisa diganti dengan boneka, jam dinding atau hadiah lainnya," ujar salah seorang pengelola Gelper di Dumai.

Pihak pengelola ini juga menjamin bahwa tidak ada penukaran hadiah dengan uang tunai. Hal itu untuk menghindari persepsi negatif di masyarakat yang selama ini mengidentikkan Gelper dengan perjudian.

" Boleh disaksikan langsung. Penukaran koin hadiah akan diberikan dalam bentuk rokok. Kita tidak membenarkan hadiah ditukar dengan uang," ujarnya kembali menegaskan.

Pada sisi lain, kembali bukanya Gelper di Kota Dumai mendapat tanggapan beragam dari masyarakat. Ada yang memberikan penilaian miring dengan menyebutkan hadiah rokok hanya modus baru untuk mengelabui.

Namun juga tidak sedikit yang menanggapi kembali bukanya Gelper di Dumai dengan positif. Hanya saja dengan catatan, keberadaan Gelper itu benar-benar tidak ada lagi unsur judi.

" Sepanjang betul-betul tidak ada lagi unsur judi silahkan saja. Apalagi keberadaan Gelper itu juga bisa menampung tenaga kerja. Tapi kalau masih dijadikan sarana judi terselubung, baiknya ditinjau lagi," ujar Ali Amran, tokoh masyarakat Rimba Sekampung.**

Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html