Warga Pekanbaru Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

Administrator Administrator
Warga Pekanbaru Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan
Jalan rusak dan PJ Walikota Pekanbaru
Kondisi Jalan Muhajirin RW 15 Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru sangat memprihatinkan. Lubang besar menganga dan mengancam keselamatan warga dan pengendara. Pemerintah Kota Pekanbaru diharapkan segera melakukan perbaikan sebelum jatuh korban.

KURANG Lebih 600 Kepala Keluarga dengan jumlah sekitar 1500 jiwa di Perumahan Purna Griya Mas harus menikmati buruknya kondisi jalan utama yang mereka lintasi setiap harinya. Sudah sejak beberapa tahun belakangan ini mereka menikmati jalan rusak dan berlubang.

Kendati sudah pernah disampaikan kepada aparat pemerintah setempat, namun hingga kini tak kunjung ada perbaikan. Termasuk aspirasi kepada anggota dewan yang tak pernah ada tanggapan. Warga akhirnya menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai wujud kekecewaan.

" Kami sudah capek mengadukan masalah jalan ini kepada pemerintah maupun anggota dewan. Tapi sampai sekarang tidak ada tanggapan. Jangan saat ada kepentingan politik saja mereka datang kesini," tegas Sekretaris RT I RW 15, Mustafa Kamal yang berprofesi sebagai wartawan ini.

Hal sama juga diungkapkan warga lainnya, Irwanto yang merasa kecewa melihat minimnya perhatian Pemerintah Kota Pekanbaru. Padahal, 600 lebih KK yang tinggal di daerah itu juga pembayar pajak. Namun mereka tidak menikmati program pembangunan dari pemerintah daerah. Ironisnya lagi, jalan yang rusak itu merupakan akses utama menuju Masjid Al Muhajirin.

" Warga disini juga bayar pajak, tapi daerah kami tidak tersentuh pembangunan. Jalan yang rusak itu akses utama warga. Jalan itu juga menuju ke Masjid Al Muhajirin. Kami minta Pak Muflihun selaku PJ Walikota Pekanbaru bisa membantu kami," harap Irwanto.

Semasa Walikota DR H Firdaus, Perumahan Purna Griya Mas termasuk salah satu wilayah yang ditetapkan sebagai Kampung Madani. Tidak terhitung kalinya DR H Firdaus berkunjung ke daerah itu. Beberapa program pemerintah juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

" Kampung Madani itu yang mencetuskan Pemko Pekanbaru semasa zamannya Pak Firdaus. Tapi kalau jalannya saja seperti ini, apanya yang madani. Kami berharap masalah ini bisa jadi perhatian pemerintah daerah," harap Bustami.(*)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html