Tunaikan Janji, Tahun ini 15 Anak Dumai Raih 100 Persen Beasiswa dari Pemerintah di PCR

Administrator Administrator
Tunaikan Janji, Tahun ini 15 Anak Dumai Raih 100 Persen Beasiswa dari Pemerintah di PCR
Kepala Bagian Kesra Pemko Dumai, Eromzi.

Sebagai program khitmad pendidikan dan komitmen terhadap visi misi Walikota Dumai H Paisal SKM, Mars, tahun ini pemerintah Kota Dumai sudah mengalokasikan anggaran beasiswa bagi 15 anak yang lulus seleksi di Politeknik Caltex Riau kini berganti jadi Politeknin Chevron Riau (PCR). Tidak tanggung-tanggung pembiayaan yang diberikan pemerintah meliputi segala kebutuhan dan beban sekolah secara keseluruhan.

SEMANGAT untuk meningkatkan mutu dan kualitas penerus bangsa di Kota Dumai agar mampu bersaing di Dunia industri kini menjadi atensi utama pemerintah Kota Dumai. Dibawah kepemimpinan H Paisal, SKM, Mars saat ini upaya untuk mempersiapkan putra dan putri daerah unggul dan siap bersaing mulai diwujudkan.

Janji politik yang dulu sempat digembar-gemborkan mulai ditunaikan oleh orang nomor satu di Dumai ini. Dalam realisasinya, tahun ini dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 pemerintah mengalokasikan sebanyak Rp33 juta untuk satu orang anak per tahunnya. Pembiayaan yang dimaksud mencakupi seluruh pembiayaan sekolah hingga biaya hidup sampai dengan tamat.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Eromzi kepada media Rabu (31/08/2022) menjelaskan bahwa sesuai arahan walikota H Paisal dan menindak lanjuti kerjasama serta MoU bersama PCR, pemerintah Dumai mengalokasikan untuk 15 anak di tahun pertama ini.

"Tahun ini mulai dilaksanakan pertama kali, dimana masing-masing anak mendapat Rp33 juta setiap tahun sampai selesai kuliah," jelasnya.

Dia melanjutkan, pemilihan terhadap 15 anak merupakan hasil evaluasi bagi siswa dan siswi yang berprestasi serta merupakan keluarga kurang mampu. Guna menjaga transparan dan akuntabel, untuk verifikasi faktual dilapangan tambah Eromzi, dilakukan langsung oleh pihak PCR, apakah anak tersebut bisa mengikuti beasiswa yang sudah dipersiapkan dan bersaing.

"Seleksi cukup ketat, sesuai kriteria yang ditentukan diverifikasi langsung oleh pihak PCR ke masing-masing rumah siswa," sebutnya.

Tidak cukup sampai disitu, kata Eromzi, tahun depan Walikota meminta penambahan dan sudah dialokasikan beasiswa Rp33 juta per orang untuk 30 orang anak Dumai. Dimana seluruh latar belakar penerima merupakan peserta DTKS dari Kemensos dan Dinas Sosial.

Meski demikian, para mahasiswa dan mahasiswi terpilih harus mampu mempertahankan nilai akademik dan prestasi di PCR. setiap tahunnya akan dilakukan pendampingan serta pantauan kepada masing-masing siswa.

"Kita harap bagi adik-adik yang sudah terpilih, mampu bersaing dan mempertahankan prestasi selama menimba ilmu di PCR," harapnya.**

Penulis
: Megi Alfajrin
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html