Pj Bupati Kampar: Waspadai Mafia Jabatan

Administrator Administrator
Pj Bupati Kampar: Waspadai Mafia Jabatan

Pejabat Bupati Kampar, Dr Kamsol mengingatkan masyarakat mewaspadai sekelompok orang yang yang diduga mafia jabatan yang meminta uang mengatasnamakan Pj Bupati Kampar untuk bisa menduduki jabatan tertentu.

DIKATAKAN Kamsol, selama ini dirinya tidak pernah meminta uang untuk jabatan tertentu.

Dirinya juga meminta masyarakat mengawasi oknum tertentu kalau ada yang menjanjikan suatu jabatan, baik dari orang dekat keluarga Bupati atau pihak lainnya, terutama yang meminta imbalan sejumlah uang.

"Siapapun yang meminta uang jangan dipercaya. Laporkan saja kepada aparat penegak hukum. Kita menginginkan ASN yang profesional punya tanggung jawab tinggi, mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat dari pada kepentingan pribadi dan golongan," tegasnya.

Kamsol pun mengaku semenjak dipercaya menjadi Penjabat Bupati Kampar beberapa bulan lalu, dirinya cuma ingin membangun daerah ini tanpa adanya praktik jual beli jabatan.

"Saya ke sini cuma ingin membangun Kampar, tidak ingin memperkaya diri," kata mantan Sekda Kabupaten Kepulauan Meranti ini.

Kamsol juga meminta penegak hukum untuk mengusut kasus ini dan menangkap pelakunya karena telah mencatut nama Penjabat Bupati Kampar untuk memuluskan niat jahatnya.

Sebelumnya, seseorang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar mengaku dimintai uang panjar terlebih dahulu sebesar Rp20 juta jika ingin menduduki jabatan tertentu. Sisa uang selanjutnya harus dibayar setelah jabatan didapatkan.

"Adek saya sudah membayar kepada yang bersangkutan, setelah tahu bahwa itu bukan perintah Penjabat Bupati Kampar dia menyesal," ujar seorang sumber dikutip dari Antara.

Sumber lain juga menyebutkan bahwa saudaranya dimintai uang oleh oknum tertentu tapi tidak bersedia membayarnya karena mengetahui oknum tersebut ternyata hanya mencatut nama Penjabat Bupati.

Awal Desember tahun ini akan ada penilaian dari tim Pemkab Kampar kepada beberapa orang yang dicalonkan untuk menduduki jabatan tertentu.

Hal ini diduga yang menjadi pemicu mafia jabatan bergerak mencari untung dengan menjual kedekatannya dengan Penjabat Bupati Kampar.

"Kalau ada yang minta lagi catat namanya dan laporkan," tegas Kamsol.(*)

Penulis
: Ridha
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html