MUI Kota Dumai Tak Diperhatikan Oleh Pemerintah

Administrator Administrator
MUI Kota Dumai Tak Diperhatikan Oleh Pemerintah
Pemerintah Kota (Pemko) Dumai nampaknya tak berpihak ke Majelis Ulama Indonesia (MUI). Buktinya kantor MUI sangat memprihatinkan kondisinya pasca dipindahkan akibat pembangunan Dumai Islamic Center (DIC).


KANTOR Majelis Ulama Indonesia Kota Dumai kini terpaksa menumpang di gedung KONI Dumai yang terletak di Jalan HR Soebrantas.


Hal ini sangat disayangkan sekali. Padahal dulunya kantor MUI Kota Dumai ini telah dibangun oleh Walikota Zul AS di kawasan Masjid Habiburrahman.


Namun pada saat kawasan sekitar Masjid Habiburrahman dibongkar dan dibangun Dumai Islamic Center, kantor MUI ikut dirobohkan.


Tapi sayangnya kantor MUI tersebut tidak dibangunkan lagi oleh Pemerintah Kota Dumai yang sekarang dipimpin oleh Paisal SKM MARS.


Sehingga MUI Kota Dumai dengan terpaksa harus mengungsi ke kantor KONI. Keberadaan kantor MUI tersebut sangat tidak layak.


Seharusnya Pemko Dumai membangun kembali kantor majelis ulama tersebut seperti sedia kala di kawasan DIC atau di tempat lain yang dinilai layak untuk berdiskusi para ulama.


Sekarang nampaknya seperti tidak diperhatikan oleh pemerintah saat ini. Oleh karena itu, kini masyarakat Kota Dumai meminta kepada Pemko untuk membangun kembali kantor MUI tersebut.


"Saya dapat informasi, belum ada kepastian dari pemerintah Kota Dumai terkait penempatan kantor MUI. Waktu saya bersilahturahmi dengan Ketua MUI Kota Dumai H Zakaria M.Pdi, saya sempat menanyakan pembangunan kantor MUI, namun kata Ketua MUI belum ada kepastian dari Pemko," kata Wan Ade Syahputra, salah seorang tokoh muda Kota Dumai kepada kupasberita.com, Selasa (21/11/2023).


Pria yang juga aktifis Kota Dumai ini mengaku sangat prihatin dengan kondisi kantor MUI Dumai sangat ini. Sekarang ini menurut Wan Ade Syahputra, Pemko Dumai lebih penting membangun yang tidak berguna dari pada membangun yang dibutuhkan masyarakat.


"Memang tak layak para ulama berkantor di situ (KONI,red). Itu kantor untuk membahas masalah olah raga. Seharusnya Pemko Dumai membangun kembali kantor MUI di kawasan DIC. Karena kantor para ulama ini cocok di kawasan mesjid," tambah Wan Ade Syahputra.***

Penulis
: Mustafa Kamal
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html