6 Agustus Jemaah Haji Dijadwalkan Tiba di Dumai, Dinkes Persiapkan Pemantauan Kesehatan

Administrator Administrator
6 Agustus Jemaah Haji Dijadwalkan Tiba di Dumai, Dinkes Persiapkan Pemantauan Kesehatan
Diskominfo.
Pelepasan JCH Dumai oleh Walikota H Paisal, SKM, Mars.

Jemaah haji kota Dumai dijadwalkan tiba di Kota Dumai pada 6 Agustus mendatang. Sejumlah persiapan pun dilakukan diantaranya pemeriksaan kesehatan terhadap masing-masing jemaah haji.

SEBANYAK 86 jemaah haji asal kota Dumai dijadwalkan tiba pada 5 Agustus malam hari di Embarkasi Pekanbaru. Dengan rute perjalanan transit dari Madinah ke Batam dan bertolak ke embarkasi.

Kabag Kesra Pemkot Dumai, Eromzi kepada media Senin (01/08/2022) menjelaskan saat ini jemaah haji masih berada di Madinah. Perjalanan kembali ke Indonesia dilaksanakan pada 5 Agustus mendatang.

"5 Agustus bertolak dari Madinah dan transit di Batam sebelum terbang ke Embarkasi Pekanbaru. Dari info sementara Alhamdulillah seluruh jemaah dalam keadaan sehat walafiat hanya ada satu orang jemaah laki-laki kurang sehat akibat kelelahan dan terpaksa menggunakan kursi roda," ujar Eromzi.

Dia menambahkan, untuk penjemputan dipersiapkan tiga bus dan diprediksi tiba di bandara Sulatan Syarif Kasim pada malam hari.

"Terkait penjemputan apakah dilakukan pak wali atau beliau berhalangan masih dikoordinasikan," jelasnya.

Untuk di Dumai, kata Eromzi, jemaah akan dibawa langsung ke Pendopo untuk dilakukan penyambutan. Dan pihak keluarga diminta tetap menunggu di Dumai saja.

"Kita minta keluarga jemaah tetap menunggu di Dumai, jika memang nanti ada ceremonial penyambutan akan dilaksanakan di Pendopo," tutupnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan kota Dumai, Dr H Syaiful MKM, kepada media menjelaskan bahwa untuk pemeriksaan kesehatan jemaah haji setibanya ditanah air akan dilakukan swab antigen jika ada yang positif covid maka akan mendapat perawatan.

"Hasil koordinasi dengan Dinkes Riau bahwa jemaah akan langsung dilakukan swab antigen begitu tiba di Pekanbaru. Hal itu guna mencegah penyebaran penyakit atau virus yang mungkin terbawa dari luar negeri," ujar Syaiful.

Pemeriksaan kesehatan selanjutnya, kata Syaiful dilakukan pemantauan selama dua minggu ketika jemaah sudah pulang ke rumah.

"Jemaah tetap kita pantau selama dua minggu di Dumai, dan jika ada keluhan kesehatan kita himbau untuk segara memeriksakan ke puskesmas terdekat," sebutnya.**

Penulis
: Megi Alfajrin
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html