KNPI Dumai Minta Pertamina Serius Tangani Ledakan di Kilang

Administrator Administrator
KNPI Dumai Minta Pertamina Serius Tangani Ledakan di Kilang
Ketua KNPI Dumai, Nanda "Sepax" Aulia
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai memberikan perhatian serius terkait aksiden ledakan disusul kebakaran yang berulang kali terjadi di Kilang Pertamina Dumai. Induk organisasi kepemudaan itu mendesak Direktur Utama Pertamina Pusat agar segera melakukan evaluasi secara menyeluruh dalam rangka menciptakan rasa aman bagi masyarakat Dumai.

KETUA KNPI Kota Dumai, Nanda Aulia sangat menyesalkan kasus ledakan yang berulang kali terjadi di Kilang Pertamina Dumai. Padahal Pertamina bukanlah perusahaan kemarin sore yang diyakini memiliki standar keamanan dan keselamatan.

" Pertamina bukan perusahaan baru. Dirut Pertamina Pusat harus segera melakukan evaluasi. Pertamina Dumai harus dikelola oleh orang yang tepat," ujar Nanda Aulia yang akrab disapa Nanda Sepax ini kepada Kupas Media Grup, Kamis (02/10/25).

Nanda Sepax mengingatkan investigasi mendalam penting dilakukan terkait aksiden yang terjadi di Kilang Pertamina Dumai. Tidak boleh ada hal yang harus ditutup-tutupi dengan tujuan menjaga citra perusahaan.

" Dengan mengetahui akar persoalannya, kedepan seluruh kemungkinan buruk bisa diantisipasi sejak dini agar peristiwa serupa tidak berulang kali terjadi," himbau Nanda Sepax.

GM Pertamina Iwan Kurniawan Minta Maaf

Ledakan serta kebakaran yang terjadi di Kilang Pertamina Dumai menimbulkan rasa trauma di tengah masyarakat, khususnya yang bermukim di dekat kawasan kilang. Suasana tadi malam benar-benar penuh kepanikan. Selain banyak yang mengungsi menyelamatkan keluarga, juga ada warga yang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak Pertamina Dumai menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa yang terjadi.

Permintaan maaf langsung disampaikan General Manager Pertamina Dumai, Iwan Kurniawan saat pertemuan bersama masyarakat Kelurahan Tanjung Palas yang juga dihadiri Wakil Walikota Dumai, Sugiyarto dan Ketua DPRD Dumai, Agus Miswandi, Kamis (02/10/25) tadi pagi di Kantor Lurah Tanjung Palas, Kota Dumai.

" Kami menyampaikan permohonan maaf sekaligus berjanji akan segera menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan dalam rangka memberikan rasa aman bagi masyarakat. Termasuk menindaklanjuti usulan posko dan fasilitas kesehatan,” ungkapnya.

Sementara Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto pada kesempatan itu juga memastikan dukungan pemerintah. Pihaknya menegaskan sudah menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk turun membantu warga yang membutuhkan penanganan medis.

" Kami berharap masyarakat tetap menjaga suasana kondusif agar permasalahan bisa cepat terselesaikan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 6 korban terdampak ledakan dan kebakaran hebat yang terjadi di Kilang Pertamina Dumai dilarikan ke RSUD dr Suhatman MARS Dumai.

Sebagian ada yang menjalani perawatan, dan sebagian lainnya sudah diperbolehkan pulang. Rata-rata korban mengalami shock akibat terkejut dan mengalami sesak nafas. Personil TNI dan Polri terlihat masih berjaga di lokasi hingga pukul 01.00 WIB, Kamis (02/10/25) dinihari tadi.

Sementara Tim Penanggulangan Keadaan Darurat Kilang Pertamina Dumai langsung melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur keselamatan. Penanganan berhasil dilakukan dalam waktu singkat sehingga tidak meluas ke area lain dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Kilang Pertamina Dumai juga melakukan pengamanan area kejadian untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan. Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan dengan aparat terkait serta pemerintah daerah.

Saat ini, operasional utama kilang tetap berlangsung aman, dan aktivitas masyarakat di sekitar wilayah kilang tidak terganggu. Proses investigasi penyebab insiden tengah dilakukan untuk memastikan langkah pencegahan yang lebih optimal di masa mendatang.(*)

Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html