Lima Orang Hilang, Banjir Bandang Malampah Akibat Gempa Pasaman

Administrator Administrator
Lima Orang Hilang, Banjir Bandang Malampah Akibat Gempa Pasaman
Banjir bandang di Malampah, Pasaman.

Gempa 6,2 magnitudo yang menggucang Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat pada Jumat pekan lalu menyebabkan banjir bandang di Nagari Malampah. Lima orang hilang.

BANJIR bandang di Malampah ini terjadi setelah sedimen gunung Talamau yang berada di sekitar pusat gempa tergerus. Material sedimen ini masuk ke hulu sungai menyebabkan penyumbatan.

Penyumbatan itu membuat material masuk ke anak-anak sungai dan mengangkut material tambahan menuju ke hilir sungai yang menimbulkan banjir bandang.

Kepala Kantor SAR Padang, Asnedi mengatakan hari ini merupakan hari keempat tim gabungan menyisir anak sungai untuk mencari korban hilang.

"Iya belum ada tanda-tanda dimana keberadaan korban," katanya, Senin (28/2/2022) di lokasi pencarian.

Adapun kendala yang dihadapi tim di lapangan, kata Asnedi, yaitu minimnya peralatan, akses yang sulit, dan ketinggian banjir.

"Kedalamannya mencapai 5 hingga 9 meter dan lebar material banjir bandang juga cukup luas," katanya.

Material longsor berupa lumpur, potongan kayu, dan batu. Menurutnya pencarian ini cukup berat karena di lokasi tidak ada alat berat, sementara tenaga tim gabungan juga terbatas.

Asnedi menyampaikan, total ada enam orang korban banjir bandang ini, satu orang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Sementara, pihaknya akan tetap melakukan pencarian selama tujuh hari.

"Nanti akan dilihat dulu apakah ada perpanjangan proses pencarian atau tidak," ujarnya.

Data sementara, total korban gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Sumatera Barat pada Jumat (25/2) mencapai 12 orang. Di antaranya, 6 orang di Pasaman Barat dan 6 lainnya di Kabupaten Pasaman.(*)

Penulis
: Administrator
Editor
: RIDHA
Sumber
: CNNIndonesia.com
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html