Pemerintah Kota Dumai dinilai memiliki komitmen yang tinggi dalam pembinaan dan pengembangan olahraga. Hal itu ditunjukkan dalam bentuk perhatian serta dukungan. Tidak hanya terkait pengalokasian anggaran, namun juga dari sisi pembangunan sarana dan prasarana olahraga. Dari sekian banyak kepala daerah yang pernah memimpin, impian masyarakat untuk hadirnya sebuah Stadion Olahraga baru terwujud saat kepemimpinan Walikota, H Paisal, SKM, MARS.
SEKRETARIS Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai, Muhammad Ali Akbar menyebutkan kepedulian yang ditunjukkan pemerintah daerah dalam bentuk komitmen nyata memajukan prestasi, meningkatkan sarana, dan mendukung atlet secara berkelanjutan patut dipujikan.
Diantaranya melalui pembangunan stadion sebagai salah satu pusat olahraga yang tujuannya bukan sebatas melahirkan atlet berprestasi, namun sekaligus mencetak generasi berkarakter, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta mendongkrak prestasi di tingkat nasional dan internasional.
" Kita melihat komitmen pemerintahan hari ini terhadap pembinaan dan pengembangan olahraga sangat luar biasa. Sudah banyak kepala daerah, dan stadion yang menjadi impian masyarakat akhirnya baru bisa diwujudkan pada masa kepemimpinan H Paisal, SKM, MARS. Terimakasih Pak Wali," ujar Muhammad Ali Akbar, Selasa (10/02/26).
Pada sisi lain, pada tahun 2026 ini pemerintah juga kembali menggelontorkan dana Hibah KONI Dumai sebesar Rp2,5 milyar. Hal ini tertuang dalam Keputusan Walikota Dumai Nomor:148/KESRA/2026 Tentang Penunjukan Penerima Hibah dan Besaran Uang yang Dihibahkan Tahun Anggaran 2026.
Pada tahun sebelumnya 2025, pemerintah daerah juga menyalurkan Dana Hibah KONI Dumai sebesar Rp2 Milyar dari rencana sebelumnya sebesar Rp4 Milyar. Pengurangan ini terkait kebijakan efisiensi anggaran yang mesti dilakukan.
Sementara pada tahun 2024, sejalan dengan rencana Kota Dumai sebagai Tuan Rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau, Pemko Dumai menganggarkan Dana Hibah KONI Dumai sebesar Rp9 Milyar.
Namun menyusul batalnya pelaksanaan Porprov Riau, terjadi beberapa kali pemotongan dari Rp9 Milyar menjadi Rp5 Milyar. Kemudian turun lagi menjadi Rp4 Milyar dan akhirnya yang direalisasikan sebesar Rp2 Milyar.
" Untuk tahun 2026 ini, pemerintah memberikan Dana Hibah KONI sebesar 2 Milyar rupiah. Dana ini digunakan sebaik-baiknya untuk pembinaan cabang olahraga, khususnya para atlet. Selain itu kita juga akan melaksanakan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Dumai yang sudah menjadi agenda rutin tahunan. Rencananya tahun ini momen itu sekaligus dimanfaatkan untuk peresmian Stadion Dumai," papar Muhammad Ali Akbar, Sekretaris KONI Dumai yang akrab disapa dengan panggilan Ibar ini.
Terakhir Muhammad Ali Akbar menghimbau pengurus dari sekitar 47 cabang olahraga (Cabor) yang berada di bawah naungan KONI Dumai agar terus konsisten dalam melakukan pembinaan dalam rangka melahirkan atlet berprestasi di Kota Dumai.
" Kami paham dengan kebutuhan Cabor, dan kita akan manfaatkan dana hibah ini sebaik mungkin untuk pengembangan olahraga dan pembinaan para atlet. Para pengurus Cabor kita himbau agar senantiasa memberikan pengabdian terbaik di bidang olahraga," ajak Ibar.(infotorial)
Penulis
: Faisal Sikumbang