Pelaksanaan agenda pembangunan yang dilakukan Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS tidak sebatas pada daerah perkotaan semata. Kawasan pinggiran yang selama ini kurang perhatian juga tak luput dari perhatian. Kini, pemerataan pembangunan infrastruktur dari kota hingga pinggiran benar-benar dapat dirasakan.
MASA Jabatan Walikota Dumai yang kurang dari 4 tahun tidak menjadi alasan H Paisal, SKM, MARS untuk kehilangan gairah dalam menggesa agenda pembangunan. Justru, waktu yang singkat itu menjadi penyemangat untuk berbuat maksimal terhadap kepentingan rakyat.
Perhatian yang diberikan tidak hanya di kawasan perkotaan. Namun menyentuh hingga kawasan pinggiran, termasuk sejumlah daerah yang sudah belasan tahun tidak tersentuh pembangunan infrastruktur. Kini pemerataan pembangunan benar-benar dapat dirasakan.
Menurut data yang diterima kupasberita.com, pada tahun pertama kepemimpinan Walikota H Paisal, SKM, MARS yang dilantik Februari 2021, terdapat peningkatan infrastruktur jalan sepanjang 55 kilometer yang tersebar di 53 titik lokasi dengan total anggaran Rp16.602.020.935.
Peningkatan jalan itu mulai Bagan Besar, Kampung Baru, Bagan Keladi, Purnama, Teluk Makmur, Pelintung, Basilam Baru, Bangsal Aceh.
Kemudian Laksamana, Rimba Sekampung, Dumai Kota, Buluh Kasap, Ratu Sima, Tanjung Palas, Jaya Mukti dan sejumlah daerah lainnya.
Tidak hanya jalan, pembangunan box culvert juga dilakukan di 18 titik lokasi dengan anggaran Rp1.406.046.000. Ini tersebar di Bukit Datuk, Bumi Ayu, Ratu Sima, Teluk Makmur, Tanjung Penyebal, Basilam Baru hingga Batu Teritip.
Untuk pembangunan drainase dengan anggaran Rp3.503.490.000, normalisasi sungai/parit dengan anggaran Rp10.957.005.000 dan pembangunan pengembangan SPAM jaringan perpipaan dengan anggaran Rp7.158.301.597 juga dilaksanakan mulai daerah perkotaan hingga kawasan pinggiran. Diantaranya Sungai Sembilan, Medang Kampai, Bukit Kapur, Dumai Selatan, Dumai Barat dan lainnya.
Memasuki 2022, tahun kedua kepemimpinannya, Walikota Dumai H Paisal, SKM MARS makin mempercepat gerak laju pembangunan daerah. Seperti tahun sebelumnya, pembangunan yang dilakukan tidak hanya menyentuh daerah perkotaan, namun juga merata hingga kawasan pinggiran.
Peningkatan infrastruktur jalan dengan total anggaran Rp20.728.458.666, pembangunan jembatan Rp988.448.000, SPAM jaringan perpipaan Rp11.189.113.119 dan lainnya juga tersebar di banyak titik daerah perkotaan hingga pinggiran.
Menurut catatan, di Kecamatan Bukit Kapur terdapat 19 titik pembangunan peningkatan jalan yang tersebar di sejumlah kelurahan. Kemudian Kecamatan Dumai Barat terdapat 34 titik lokasi, Kecamatan Dumai Selatan terdapat 19 titik lokasi, Kecamatan Dumai Timur terdapat 23 titik lokasi.
Berikutnya Kecamatan Medang Kampai terdapat 7 titik lokasi yang tersebar di sejumlah kelurahan. Kemudian di Kecamatan Sungai Sembilan terdapat 20 titik lokasi pembangunan peningkatan jalan.
Selain itu, untuk mengatasi persoalan banjir dilaksanakan kegiatan normalisasi sungai pada tahun 2022 dengan anggaran Rp22.132.635.000, pembangunan rumah pompa dan pintu air Rp5.930.170.056 dan pembangunan drainase Rp10.695.486.939 yang juga tersebar di sejumlah titik Kota Dumai.
Pada tahun 2023 ini, keberlanjutan pembangunan makin ditingkatkan. Hingga Bulan September saja, realisasi penggunaan anggaran pembangunan sangat luar biasa. Sekali lagi, bukan hanya di daerah perkotaan, namun merata hingga kawasan pinggiran.
Peningkatan akses jalan dilakukan di 183 titik lokasi dengan total anggaran Rp63.852.548.356. Daerah yang tersentuh pembangunan itu mulai dari Kelurahan Gurun Panjang, Kampung Baru, Bukit Kayu Kapur, Bagan Keladi, Mundam, Pelintung, Ratu Sima, Purnama, Lubuk Gaung dan lainnya hingga Basilam Baru, Tanjung Penyebal dan Geniot.
Untuk pengelolaan dan pengembangan Sistem SPAM tahun 2023 di 8 lokasi dialokasikan anggaran Rp9.286.674.615. Diantaranya di Pasar Kelakap 7, Kelurahan Lubuk Gaung, Kelurahan Purnama, Kelurahan STDI dan lainnya.
Pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp27.571.076.481 untuk pembangunan 8 gedung baru pada tahun 2023. Diantaranya lanjutan pembangunan DIC, pembangunan Kantor Dinas PUPR, Kantor Dinas Sosial, Kios/Los Pedagang dan lainnya.
Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS kepada kupasberita.com menyampaikan pembangunan sejumlah infrastruktur publik itu guna pemenuhan hak masyarakat dalam rangka menuju Dumai Kota Idaman.
" Uang rakyat kita gunakan untuk kepentingan rakyat. Seluruh agenda yang kita laksanakan tujuannya hanya satu agar masyarakat bisa benar-benar merasakan dampak positif dari pembangunan. Dan ini akan terus kita lanjutkan," ujar H Paisal, SKM, MARS.(infotorial)
Penulis
: Faisal Sikumbang