Said Effendi: Jika Terbukti Oknum Dishub Pungli, Kita Tindak Tegas

Administrator Administrator
Said Effendi: Jika Terbukti Oknum Dishub Pungli, Kita Tindak Tegas
Kadishub Dumai, Said Effendi, SE
Oknum petugas Dinas Perhubungan Kota Dumai di Pos Retribusi Pelintung dikabarkan melakukan pungutan liar (Pungli). Modusnya dengan mengutip uang tunai tanpa karcis sebesar Rp20.000 hingga Rp30.000 kepada pengemudi mobil angkutan barang. Sementara jika pakai karcis resmi, nilai kutipan yang tertera yakni Rp55.000.

KEPALA Dinas Perhubungan Kota Dumai, Said Effendi mengaku geram pasca mendapat informasi terkait ulah nakal anak buahnya di lapangan. Saat ini sedang dilakukan investigasi untuk memastikan informasi yang beredar itu.

" Saya sudah perintahkan Kepala UPT untuk menindaklanjuti informasi itu. Disana (Pos Retribusi Pelintung,red) terdapat 3 Danru. Jika terbukti ada yang melakukan Pungli, saya akan berikan tindakan tegas," ujar Said Effendi kepada kupasberita.com, Senin (04/12/23).

Lebih lanjut disampaikan Said Effendi, tindakan yang dilakukan itu bisa berpotensi terjadinya kebocoran pendapatan daerah. Pihaknya mengaku sudah sering mengingatkan anggota yang bertugas di lapangan agar tidak melakukan penyimpangan.

" Kami akan investigasi untuk mengetahui siapa-siapa saja yang terlibat," tegas Said Effendi.

Sebelumnya beredar di media sosial facebook melalui akun Mhd Yamin Pane yang mengeluhkan ulah nakal oknum petugas Dinas Perhubungan di Pos Pelintung. Kondisi itu disampaikannya secara terbuka melalui dinding facebooknya kepada Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS.

" Ass...pak haji faisal wako dumai yg terhormat,,,pemungutan retribusi yg di simpang kawasan industri dumai pelintung..banyak yg diselewengkan kampret kampret dishub itu," tulisnya.

Lebih lanjut disampaikannya, tingginya tarif yang dibebankan kepada pengemudi membuka peluang terjadinya Pungli. Oknum petugas menawarkan harga lebih rendah tapi tanpa karcis.

" jika pake karcis bayar 55ribu, jika tdk pake karcis 20ribu atau 30ribu saja dan pandai pandai nego lah..ini terjadi karena tingginya angka 55 ribu tadi yg membuka peluang utk nego. pak wako mohon turunkan harga retribusi itu utk mengurangi peluang nego dan mempersempit ruang utk kampret kampret yg makan uang haram di dishub ini...dari saya mhd yamin pane si supir truck ..wassalam...!!!," tulisnya lebih lanjut.(**)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html