Jalan Hancur Lebur, Warga Pinggiran Dumai Berlumur Lumpur

Administrator Administrator
Jalan Hancur Lebur, Warga Pinggiran Dumai Berlumur Lumpur
Rahman Bin Amirudin

Sebagian masyarakat Kota Dumai, terutama yang menetap di daerah pinggiran belum tersentuh perhatian pembangunan. Kota yang sebentar lagi memasuki usia ke-23 tahun ini belum mampu memberikan infrastruktur yang layak bagi warganya.

PEMANDANGAN memiriskan hati itu tampak di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai. Terutama saat menuju daerah Batu Teritib, Buluhalo dan sekitarnya. Menuju kesana harus siap menghadapi jalan berkubang lumpur. Tidak sedikit warga, terutama pengendara roda dua yang terjerembab akibat licinnya jalan yang dilalui.

Kondisi itu bukan baru terjadi. Walikota maupun anggota dewan juga sudah silih berganti. Namun hingga setakad ini belum tampak upaya serius mereka untuk membenahi infrastruktur publik tersebut. Perbaikan jalan sepertinya cuma sebatas janji politik ketika dukungan suara warga dibutuhkan.

" Kalau musim politik, apakah Pemilu atau Pilkada, perbaikan jalan ini selalu mereka janjikan. Setelah itu hilang seperti asap ditiup angin. Kami tidak minta banyak, tolong perbaiki Jalan PU ini," ujar Roni yang mengaku kerap melintasi jalan tersebut.

Menurut Roni, jalan tersebut merupakan akses utama, sekaligus menjadi urat nadi ekonomi. Apalagi sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai petani. Mereka kerap kewalahan untuk memasarkan hasil pertanian mereka. Tidak sedikit yang rugi karena hasil pertaniannya tak bisa dipasarkan akibat buruknya kondisi jalan.

" Kasihan juga lihat nasib petani disini. Apalagi saat musim hujan seperti sekarang ini. Kendaraan roda dua yang dikendarai jatuh akibat licinnya jalan. Hasil perkebunan yang akan dipasarkan akhirnya berserakan. Kami mohon para pemangku kebijakan di negeri ini tidak cuma berdiam diri," harap Roni.

Terkait buruknya akses jalan dan minimnya pembangunan di daerah itu, pada tahun 2013 lalu warga Kecamatan Sungai Sembilan yang tinggal di wilayah pinggiran sempat mengancam akan memisahkan diri jika Pemko dan DPRD Kota Dumai tidak segera melakukan perbaikan jalan poros sepanjang 13 kilometer itu.

Belasan perwakilan warga Kecamatan Sungai Sembilan menyuarakan hal itu dalam rapat dengar pendapat bersama DPRD Dumai dan Dinas Pekerjaan Umum di Gedung DPRD Dumai. Menurut perwakilan warga, kondisi jalan poros di Kelurahan Basilam Baru sebagai akses utama masyarakat sangat memprihatinkan dan sulit dilalui kendaraan. Selain itu, kawasan perbatasan itu juga jarang tersentuh pembangunan karena kegiatan pembangunan sarana prasarana fasilitas publik sangat minim dianggarkan.

" Kami minta DPRD dan Dinas PU untuk menganggarkan Jalan Muhammad Saleh dalam rencana kerja anggaran 2013 dan diharapkan pada April dapat direalisasikan, atau kami akan menyatakan sikap untuk bergabung ke Kabupaten Rohil," ujar Ucok, perwakilan warga dikutip dari republika.co.id.

Sayangnya, permintaan yang sudah disuarakan sejak 8 tahun lalu itu belum mampu merubah keadaan. Hingga penghujung tahun 2021, kondisinya tidak banyak berubah jika tak ingin dikatakan lebih parah. Apalagi sudah menjadi rahasia umum, saat ini jalan itu juga kerap dilalui kendaraan roda empat double gardan yang mondar-mandir melansir Tandan Buah Sawit (TBS) maupun kayu olahan dari hutan. Akibatnya tidak hanya hancur, tapi juga menciptakan lubang dan kubangan lumpur.

Saat Pilkada 2020 lalu, Walikota Dumai H Paisal, SKM, MARS sempat menjanjikan untuk dilakukan perbaikan. Semoga saja janji tidak tinggal janji, dan masyarakat benar-benar bisa menikmati infrastruktur yang layak sekaligus meningkatkan ekonomi para petani.

" Semoga Pak Paisal merealisasikan janjinya dan pembangunan Jalan PU bisa segera terealisasi. Selama kepemimpinan beliau, Alhamdulillah perhatiannya lumayan tinggi," harap Sapri.***

Penulis
: Faisal Sikumbang

Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers kupasberita.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online www.kupasberita.com Hubungi kami: redaksi@kupasberita.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html