Gawat, Harimau Mangsa Sapi Warga di Siak

Administrator Administrator
Gawat, Harimau Mangsa Sapi Warga di Siak
Harimau diduga memangsa anak sapi di Kabupaten Siak.foto riauterkini

Penampakan hewan buas Harimau beberapa waktu belakangan ini membuat geger masyarakat Kabupaten Siak Provinsi Riau. Bahkan dari rekaman CCTV, tampak Harimau melintasi pemukiman warga. Kali ini bahkan menerkam dan memangsa sapi milik warga.

HARIMAU Kembali mengganas di Kabupaten Siak. Diduga hewan buas itu telah memangsa sapi milik warga di areal perkebunan kelapa sawit PTPN V Lubuk Dalam Kecamatan Lubuk Dalam. Tampak bekas gigitan serta robekan pada tubuh sapi yang dimangsa Harimau itu.


Camat Lubuk Dalam Agung Apandi dikutip dari riauterkini.com membenarkan adanya penemuan ternak sapi dalam kondisi mati dan diduga akibat dimangsa harimau.

“ Iya, bisa kami infokan demikian. Ada ternak warga yang dimangsa hewan buas yang kita prediksi Harimau Sumatera," kata Agung sembari menjelaskan tidak berapa jauh dari lokasi terlihat jejak kaki yang diduga telapak harimau.

Menurut Agung, pihak kecamatan telah mengeluarkan surat imbauan ke masyarakat dan perusahaan untuk selalu berwaspada terkait keberadaan Harimau Sumatera tersebut.

Sementara Kepala Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Genman Suhefti Hasibuan mengatakan pihaknya telah ke lokasi melakukan mitigasi dengan memasang kamera trap untuk mengidentifikasi Harimau Sumatera.

“ Kita belum bisa pastikan, hewan ternak sapi itu mati karena terkaman harimau atau tidak. Kami sedang menunggu laporan dari tim di lapangan," katanya.

Berdasarkan informasi berkembang, hewan buas Harimau Sumatera itu sudah sejak satu bulan belakangan ini berkeliaran di dekat kawasan perkampungan. Awalnya kelihatan pada 16 Januari lalu dan tanggal 20 Januari terekam kamera CCTV pemilik Toserba Sinar Jaya di Kota Siak. Setelah itu jejak kaki Harimau Sumatera ditemukan oleh warga Sungai Mempura Kecamatan Mempura di lahan eks PT Siak Raya Timber pada tanggal 23 Januari 2023.

Salah seorang warga Kampung Sengkemang Kecamatan Koto Gasib yang hendak pergi mancing kemudian melihat langsung Harimau Sumatera itu saat melintas di kebun kelapa sawit, Minggu (29/1/23).

Pada sisi lain, PT Perkebunan Nusantara V langsung bergerak cepat melakukan aksi mitigasi bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, aparat pemerintah, hingga personil TNI dan Polri pasca munculnya Harimau Sumatera di kebun PTPN V Unit Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Riau.

VP Corporate Communication PTPN V, Risky Atriansyah dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Senin (6/2/2023) mengatakan langkah cepat perusahaan tersebut untuk melindungi segenap karyawan serta masyarakat yang bermukim di sekitar perusahaan.

“ Kita bergerak cepat dengan segara melakukan aksi mitigasi bersama instansi terkait. Kami berharap gerak cepat ini dapat melindungi karyawan, masyarakat, dan harimau sumatera itu sendiri pasca awal kemunculannya sejak sepekan terakhir," katanya.

Risky membenarkan dugaan kemunculan satwa dilindungi bernama latin Panthera Tigris Sumatrae itu terjadi kebun PTPN V, tepatnya di unit Afdeling VII Kebun Lubuk Dalam, Siak, hari ini.

“ Lokasinya di Afdeling VII Kebun Lubuk Dalam. Ada dua ekor sapi karyawan yang diduga dimangsa oleh harimau," tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan Risky, pihaknya juga sudah mengeluarkan imbauan agar karyawan dan masyarakat tidak melaksanakan aktivitas di luar rumah, terutama pada malam hari.

“ Untuk keamanan karyawan dan keluarganya, khusus Afdeling VII dan Afdeling I, sementara waktu karyawan tidak bekerja sampai dipastikan kondisi sudah kembali terkendali," imbaunya.(**)



Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html