Walikota Dumai Himbau Warga Gunakan Masker

Administrator Administrator
Walikota Dumai Himbau Warga Gunakan Masker
Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS meninjau langsung lokasi Karhutla yang terjadi di perbatasan Dumai dan Bengkalis.
Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Dumai dan Bengkalis mengakibatkan munculnya kabut asap yang bisa berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat. Hingga kini tim gabungan, termasuk TNI dan Polri masih berupaya melakukan pemadaman di lahan gambut kurang lebih seluas 50 hektar yang terbakar itu.

WALIKOTA Dumai, H Paisal, SKM, MARS menghimbau masyarakat agar sementara waktu mengurangi aktivitas di luar ruangan mengingat munculnya kabut asap akibat kebakaran lahan di perbatasan Dumai-Bengkalis.

" Kita himbau kurangi dulu aktifitas diluar ruangan. Kalaupun harus keluar rumah, gunakan masker," himbau H Paisal, SKM, MARS.

Lebih lanjut disampaikannya, dibanding beberapa hari yang lalu, saat ini titik api sudah jauh berkurang. Hal itu tidak terlepas dari upaya serta kerja keras tim gabungan bersama unsur TNI dan Polri. Malah tim gabungan tetap berada di lapangan kendati dalam suasana lebaran.

" Kita sangat mengapresiasi kerja keras yang dilakukan tim gabungan bersama TNI dan Polri yang tak kenal lelah berjibaku mengendalikan api. Alhamdulillah, saat ini kondisinya sudah jauh berkurang," jelas H Paisal, SKM, MARS.

Sebelumnya Kapolda Riau, Irjen Pol Muhammad Iqbal turun langsung dalam operasi pemadaman Karhutla di perbatasan Dumai," Bengkalis, tepatnya di Jalan Parit Purba, Senin (24/04/23).

" Sekitar 85 persen sudah teratasi, 15 persen lagi dalam proses pendinginan. Ini adalah area gambut dengan kedalaman empat meter. Di atas sudah padam, namun di bawah masih ada bara,” kata Iqbal.

Menurut Muhammad Iqbal, asap yang muncul saat ini bukan lagi akibat kebakaran lahan. Namun timbul dari proses penyemprotan air untuk pendinginan.

“ Saya di lokasi tadi, itu 10 menit disemprot air baru padam hingga ke bawah. Jadi memang memerlukan proses. Jika hujan turun, Insya Allah selesai hari ini. Jika tidak, dalam dua atau tiga hari. Mulai sebelum lebaran anggota all out semua,” papar Kapolda Riau.

Kapolda Riau juga memerintahkan sejumlah pejabat utama untuk siaga memimpin operasi pendinginan lokasi yang terbakar. Setidaknya ada Direktur Samapta, PamObvit, Dansat Brimob dan lainnya. Selain itu juga ada dari unsur TNI, BPBD, Mangga Agni dan lainnya.

“ Terimakasih kepada Karo Ops, Direktur Samapta, PamObvit, Dansat Brimob dan anggotanya. Selain itu juga ada TNI, BPBD, Mangga Agni serta semua elemen yang telah bersinergi untuk memadamkan Karhutla,” ucapnya.

Selain upaya pemadaman, Polda Riau juga mengambil langkah penyelidikan yang dilakukan oleh Tim Direktorat Reskrimsus terkait pelaku pembakaran lahan.

“ Saya bawa Direktur Reskrimsus, saya perintahkan selidiki, tindak tegas dan proses hukum,” tutupnya.(**)
Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html