3 Ekor Harimau Berkeliaran di Siak, Nyaris Makan Anak Balita

Administrator Administrator
3 Ekor Harimau Berkeliaran di Siak, Nyaris Makan Anak Balita
Harimau Sumatera. Ilustrasi

Masyarakat Kampung Penyengat Sungai Apit Kabupaten Siak resah. Pasalnya, saat ini tiga ekor harimau sumatera diduga berkeliaran di daerah setempat. Apalagi salah seorang anak Balita nyaris menjadi mangsa, Selasa malam kemarin. Untung orang tuanya cepat mengetahui dan melempar si-Raja Rimba dengan velg sepeda motor.

NASIB Naas nyaris dialami putra dari pasangan Iwan dan Lestari. Seekor harimau masuk ke dalam rumah dan mendekati anak Balita mereka yang berusia sekitar 2 tahun. Diduga harimau sumatera itu masuk dari pintu belakang yang dalam keadaan terbuka.

“ Saat itu pintu belakang rumah Pak Iwan tidak ditutup. Kemungkinan harimau masuk dari sana,” kata Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi melalui Kapolsek Sungai Apit AKP Rinaldi dikutip dari riauterkini, Kamis (22/02/24).


Di daerah setempat, jarak rumah antara satu dengan lainnya lumayan jauh. Lokasinya juga berdekatan dengan hutan. Saat kejadian, anak mereka tengah tidur. Tiba-tiba terdengar teriakan dan tangisan, sekitar pukul 22.30 WIB.

Mendengar teriakan itu, Lestari bergegas untuk menghampiri anaknya. Namun dirinya terperanjat, karena dekat anaknya tampak seekor harimau yang ingin memangsa. Tak ayal Lestari terpekik, dan teriakannnya tu terdengar oleh suaminya. Iwan kemudian mengambil velg sepeda motor yang tersimpan di rumah dan melemparkannya ke arah harimau.

Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar saat dihubungi juga membenarkan kejadian tersebut. Dirinya mengaku sudah melaporkan peristiwa itu kepada Bupati Siak dan BKSDA. Sementara anak Balita yang menjadi korban sedang dalam perawatan di Puskesmas Penyengat.

“ Kondisi korban telapak kakinya luka terkena cakaran kuku harimau,” katanya.

Menurut keterangan penghulu setempat, sebagaimana disampaikan Mukhtasar, masyarakat sekitar sering melihat harimau berkeliaran.

“ Dan berdasar informasi masyarakat sekitar, harimau ada tiga ekor. Informasi dari penghulu, warga diminta berjaga di malam hari, sampai situasi aman,” katanya.

Pada sisi lain, Kepala Balai Besar KSDA Riau, Genman Suhefti Hasibuan, S.Hut., M.M, Kamis (22/02/24) mengatakan telah terjadi interaksi negatif antara satwa Harimau Sumatera di camp pemukiman pekerja yang berbatasan dengan pemukiman masyarakat di lokasi HGU perkebunan sawit PT Trio Mas Dusun Mungkal, Desa Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

“ Seekor harimau sumatera masuk ke rumah warga bernama Iwan (karyawan PT. TFDI, Operator QT) di lokasi dekat areal Blok C. Harimau sempat mencoba menarik kaki seorang Balita laki laki berusia kurang lebih 2 tahun yang sedang tidur," terang Kepala BBKSDA Riau.

Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke Ruang P3K Kebun Metas PT Trio Mas untuk mendapatkan pertolongan pertama dan seluruh karyawan bersama warga Dusun Mungkal berjaga-jaga di lokasi kejadian. Apalagi setelah gagal mengambil korban, beberapa menit kemudian harimau kembali mendekati rumah. Namun masyarakat berhasil mengusirnya.

Balai Besar KSDA Riau disampaikannya juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan dan pemerintah daerah. Kemudian Tim WRU Balai Besar KSDA Riau dari Seksi Wilayah terdekat meluncur ke TKP bersama dengan Tim BPBD Siak untuk melakukan mitigasi.

"Akses menuju TKP hanya melalui sungai dengan jarak tempuh dari Kota Siak kurang lebih 3-4 jam. Tim WRU akan melakukan pemasangan camera trap dan kandang jebak serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat guna menghadirkan rasa aman dan tenang," pungkasnya.(*)

Penulis
: Faisal Sikumbang
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html