Satreskrim Polres Dumai Tembak Pelaku Jambret, Sudah Beraksi di 11 TKP

Administrator Administrator
Satreskrim Polres Dumai Tembak Pelaku Jambret, Sudah Beraksi di 11 TKP
Kasatreskrim Iptu Bayu Ramadhan, Kanit Pidum Ipda Muaz bersama Wakapolres Dumai menunjukkan barang bukti kejahatan.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dumai berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) dan kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi di Kota Dumai. Dalam kedua kasus ini polisi mengamankan 2 tersangka.

PENGUNGKAPANini berdasarkan laporan dari korban pada tanggal 12 Mei 2023 lalu. Tak butuh waktu lama, 13 hari kemudian pelaku Curat merupakan yang warga Jalan Ratusima Kecamatan Dumai Selatan berhasil diamankan di salah satu kedai di Jalan HM Thamrin, Kamis (25/05/23) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari.

" Saat diamankan pelaku melakukan perlawanan, maka petugas bertindak cepat dengan melepaskan tembakan pada kaki sebelah kanan pelaku, Wahyu (23), ” kata Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto melalui Kasat Reskrim, Iptu Bayu Ramadhan Effendi, Selasa (30/05).

Wahyu setiap melakukan aksinya didampingi oleh tersangka lain, yakni Hafiz yang saat ini masuk Dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).Selain itu Wahyu juga merupakan residivis dalam kasus Curat dan sudah beraksi bersama tersangka Hafiz sebanyak 11 lokasi dari tahun 2018 hingga 2023.

" Mayoritas korbannya yakni ibu-ibu dan-anak remaja. Pelaku merampas handphone yang dipakai korban saat berkendara. Handphone tersebut kemudian di jual dan uangnya digunakan untuk berpoya-poya dan kebutuhan sehari hari," jelas Iptu Bayu Ramadhan.

Kasat Reskrim Iptu Bayu Ramadhan juga menerangkan, pelaku merupakan pengangguran dan tercatat sebagai residivis yang sudah melakukan pencurian di 11 TKP. Terakhir pelaku beraksi di U-Turn Jalan Mawar Dumai.

" Korban saat itu mendapat telepon dari orangtuanya. Tiba-tiba pelaku memepet kendaraan korban dan langsung merampas Hp merk Iphone yang berada digenggaman korban," terang Iptu Bayu Ramadhan.

Untuk tersangka lain yakni Gusti (23) yang melakukan pencurian dengan pemberatan kepada seorang wanita lanjut usia berusia (60) tahun yang akan melaksanakan ibadah di gereja.

Korban merupakan bendahara gereja yang saat itu membawa uang sebesar Rp15 juta serta handphone merek realme yang berada di dalam tas.

Pelaku yang menggunakan sepeda motor Revo langsung menarik tas korban hingga putus dan berhasil mengambil barang barang berharga serta langsung tancap gas.Hasil dari pencurian dipergunakan untuk membeli kalung emas yang ikut diamankan sebagai barang bukti.

Kasatreskrim Dumai, Iptu Bayu Ramadhan menghimbau masyarakat, terutama kalangan ibu-ibu agar tidak menggunakan hp ketika sedang berkendara.

" Itu bisa memancing pelaku kejahatan. Hal itu juga bisa membahayakan diri sendiri," himbau Iptu Bayu Ramadhan.(**)

Penulis
: Mustafa Kamal
Komentar
Berita Terkini
google-site-verification: google0644c8c3f5983d55.html